Dalam wawancara dengan Oxford Mail, Rowett menyebut timnya mengalami situasi yang tidak ideal selama pramusim.
Baca Juga: Persija Tekuk Arema FC 3-0 di Laga Uji Coba Jelang Super League 2025/26
"Turnamen itu menjadi pukulan telak bagi kami dalam hal cedera."
"Dalam satu momen, kami kehilangan 12 pemain sekaligus. Ini bukan kondisi yang kami harapkan," ujar Rowett.
Di antara semua pemain yang cedera, nasib Ole Romeny menjadi yang paling mengkhawatirkan.
Penyerang muda itu telah menjalani operasi dan diperkirakan absen selama beberapa bulan ke depan.
“Saya berharap hanya Romeny yang harus menepi dalam waktu lama. Tapi kemungkinan besar dia tidak akan tersedia di awal musim, bahkan bisa lebih lama dari itu,” tambah Rowett.
Kondisi ini bukan hanya menjadi kerugian bagi Oxford United, tetapi juga berdampak besar bagi tim nasional Indonesia.
Baca Juga: Persija Kenalkan Jersey Terbaru Menyambut Super League yang Diterbangkan Drone
Romeny, yang sejauh ini menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang mencetak gol sepanjang tahun 2025, kemungkinan besar akan absen saat Garuda tampil di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober mendatang.
Dengan absennya sang striker, peluang timnas Indonesia untuk melangkah lebih jauh dalam kualifikasi bisa menjadi lebih sulit.
Kehilangan pemain sekelas Romeny yang sedang dalam performa terbaik tentu menjadi pukulan tersendiri bagi skuad asuhan Gerald Vanenburg.