timnas

Piala Kemerdekaan 2025: Hadapi Tajikistan di Laga Perdana, Timnas U17 Usung Misi Tampil Maksimal

Senin, 11 Agustus 2025 | 21:38 WIB
Timnas Indonesia U17 saat berlaga di Piala Asia U17 2025 di Saudi Arabia, Juni lalu. (PSSI)

SportlinkNews - Timnas Indonesia U17 siap mengawali perjuangan mereka di ajang Piala Kemerdekaan 2025 dengan menghadapi Tajikistan pada laga perdana, Selasa, 12 Agustus 2025.

Di turnamen yang menjadi ajang persiapan akhir Indonesia ke Piala Dunia U17 2025, November mendatang, Pelatih Nova Arianto memastikan persiapan tim berjalan maksimal, baik selama pemusatan latihan di Bali maupun sesi latihan tambahan di Medan.

"Untuk persiapan pertandingan besok, kita sudah berusaha memberikan persiapan yang cukup maksimal. Dari Bali hingga tiga hari di Medan, semuanya kita lakukan untuk mempersiapkan diri bermain di Piala Kemerdekaan," ujar Nova, Senin, 11 Agustus 2025, dalam jumpa pers prematch. 

Baca Juga: Patricio Matricardi Akui Adaptasi Jadi Tantangan saat Debutnya di Persib Bandung

Nova menegaskan seluruh pemain dalam kondisi bugar dan siap tampil. Ia berharap anak asuhnya dapat menunjukkan performa terbaik di lapangan.

Terkait target, Nova memilih untuk tidak membebani pemain dengan target juara.

Karena fokus utamanya adalah memberikan kesempatan bagi skuad muda ini untuk berkembang dan mendapatkan pengalaman berharga menghadapi lawan dengan level internasional yang lebih tinggi.

Baca Juga: Pulih dari Cedera, Saddil Ramdani Siap Beri Kontribusi untuk Persib Bandung

"Kalau target, secara pribadi saya tidak memberikan target apapun kepada pemain. Saya ingin mereka berkembang dan mendapatkan pengalaman luar biasa, karena level permainan di turnamen ini jelas berbeda dibanding AFF, EPA, atau Piala Asia," tegasnya.

Piala Kemerdekaan 2025 diikuti tim-tim tangguh, seperti Mali yang merupakan runner-up Piala Dunia U-17 edisi sebelumnya, Uzbekistan sebagai juara Piala Asia U-17, dan Tajikistan yang lolos ke babak 16 besar Piala Asia.

Nova menilai keikutsertaan di turnamen ini akan sangat membantu dalam mempersiapkan tim menuju Piala Dunia U-17 mendatang.

Baca Juga: Persib Menang Perdana, Beckham Putra Janji Pertahankan Konsistensi

"Level lawan sangat baik dan itu pasti akan sangat membantu persiapan  kami. Ini akan menjadi ujian mental bagi para pemain, karena saya ingin melihat pemain bisa tampil maksimal di turnamen ini dan kita lihat nanti siapa saja pemain yang bisa tampil di Piala Dunia U-17," pungkas Nova

Di turnamen ini, skuat Garuda Asia hanya akan diperkuat oleh empat pemain diaspora, yakni Matthew Baker, Noha Pohan Simangunsong, Eizar Jacob Tanjung, dan  Aaron Liam Suitela.

Nova menjelaskan mengapa hanya empat pemain yang dibawa, menurutnya, ada beberapa pemain yang sempat ikut TC di Bali terkendala masalah dokumen.

Baca Juga: Persija dan Bali United Simpan Pemain Timnas U-23 Indonesia di Laga Perdana ISL 2025-2026

"Karena orang tuanya tidak punya paspor Indonesia, jadi tidak memungkinkan di proses naturalisasinya bagi pemain di bawah usia 17 tahun. Selain itu, ada pula yang tidak diizikan oleh klub, seperti Mike dari Utrech, serta Nicholas Stryker dan Lukas Lee yang terhalang urusan sekolah di Amerika Serikat," imbuh Nova. 

Sementara sisa pemain diaspora lainnya dinilai masih terlalu muda, kelahiran 2010. Untuk para pemain yang masih muda tersebut, mantan pemain Persib Bandung itu mengatakan akan disiapkan untuk event selanjutnya, seperti Piala Asia. 

Tags

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB