SportlinkNews - Timnas Indonesia U-17 memulai langkah di Piala Kemerdekaan 2025 dengan hasil imbang 2-2 melawan Tajikistan, Selasa (12/8/2025) malam, di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan.
Meski gagal meraih tiga poin, pelatih Nova Arianto tetap memuji performa anak asuhnya yang dinilai tampil penuh semangat dengan intensitas tinggi.
"Saya puas dengan performa tim. Intensitas pertandingan sangat baik. Hanya saja, fokus harus dijaga selama 90 menit plus injury time,” ujar Nova.
Gol penyeimbang Tajikistan yang tercipta di menit-menit akhir menjadi catatan penting bagi Nova. Ia juga menyoroti gol pertama lawan yang lahir akibat kesalahan di lini pertahanan.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia BWF 2025: Indonesia Kirim 12 Wakil, Tantangan Berat Menanti
"Di level ini, dengan intensitas permainan seperti ini, sekecil apa pun kesalahan di area belakang bisa berujung gol, apalagi melawan tim yang levelnya di atas kita,” tegasnya.
Meski begitu, Nova tetap menilai di laga ini para pemain mendapatkan pelajaran berharga menjelang Piala Dunia U-17 Oktober mendatang. "Kita akan bertemu tim-tim langganan Piala Dunia. Fokus dan disiplin adalah kunci,” tambahnya.
Melihat hasil akhir, pemain belakang Matthew Baker mengaku cukup kecewa. Karena menurutnya dengan permainan yang ditunjukkan di lapangan, seharusnya mereka mampu menang.
"Saya rasa kami pantas menang. Tapi ini pembuka yang solid. Fondasi kami sudah bagus, tinggal memperbaiki kekurangan sebelum Piala Dunia,” ujarnya.
Baca Juga: Inter Milan Redam Monza Lewat Adu Penalti, Cristian Chivu: Kami Harus Siap Jadi Tim Kompetitif
Pertandingan kemarin diwarnai insiden unik namun berisiko. Penyerang Mierza Firjatullah yang mencetak gol pembuka di menit ke-35 berlari ke arah tribun suporter untuk merayakan golnya.
Namun, ia tak menyadari ada parit curam sedalam dua meter di antara lapangan dan pagar pembatas. Mierza terjatuh ke parit sebelum akhirnya bangkit dan melanjutkan selebrasi.
Ia sempat bermain hingga babak kedua sebelum diganti karena benturan dengan pemain lawan. Beruntung, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada cedera serius, hanya kram.
Karena insiden tersebut, maka Nova pun memberikan peringatan tegas kepada seluruh pemain.
"Saya sudah ingatkan, jangan lakukan selebrasi yang bisa membahayakan diri sendiri. Cukup selebrasi biasa saja," ujarnya.
Laga Berikutnya
Garuda Asia selanjutnya akan menghadapi Uzbekistan pada Jumat (14/8/2025). Lawan mereka datang dengan motivasi bangkit setelah kalah telak 1-5 dari Mali di laga pembuka.