SportlinkNews - Timnas Indonesia U17 bertekad petik kemenangan perdana di Piala Kemerdekaan 2025 saat menghadapi Uzbekistan U17 pada Jumat, 15 Agustus 2025, di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang.
Peluang tersebut terbuka lebar, sebab Uzbekistan tidak menurunkan skuad terbaiknya pada turnamen kali ini.
Hal tersebut diungkapkan oleh Pelatih Timnas Indonesia U17, Nova Arianto usai berlatih, Kamis, 14 Agustus malam. Itu artinya, kekuatan mereka berbeda dibandingkan saat berhadapan dengan Indonesia di Piala Asia U-17 2025 pada April lalu.
Baca Juga: Sandy Walsh Tinggalkan Yokohama F Marinos, Tambah Daftar Pemain Indonesia yang Gagal di Liga Jepang
Meski begitu, Nova mengingatkan para pemainnya pantang untuk anggap remeh lawan. Ia berpesan untuk skuat Garuda tetap fokus dari awal hingga akhir pertandingan.
"Kita tahu, meski mereka (Uzbekistan) bukan mengirimkan skuat utama Piala Dunia U17 di turnamen ini, tetapi saya minta pemain tetap fokus. Kembali saya akan mencoba sekali lagi semua pemain yang ada untuk bermain," tuturnya.
Nova enggan membocorkan siapa saja yang akan masuk dalam starting eleven. Ia menegaskan, penentuan pemain baru akan dilakukan setelah pengecekan persiapan akhir pada pagi hari pertandingan.
Baca Juga: Persib Bandung Berpeluang Jumpa Cristiano Ronaldo di ACL 2, Ini Kata Marc Klok
Sejauh ini, menurut Nova, kondisi semua pemain dalam kondisi baik dan siap tampil. "Kita lihat siapa pemain yang siap besok, dan pasti akan kita turunkan. Semoga hasilnya bisa maksimal," jelasnya.
Indonesia mengawali turnamen ini dengan hasil imbang 2-2 melawan Tajikistan, sementara Uzbekistan memulai dengan kekalahan telak 1-5 dari Mali U17. Ini membuat persaingan semakin memanas.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di Piala Asia U-17 2025, April lalu. Saat itu, kekuatan Uzbekistan ada di lini serang yang bekerja sangat efektif, sementara Indonesia memiliki pertahanan yang lebih kokoh.
Baca Juga: Persib Bandung Lolos Fase Grup AFC Champions League Two, Dapat Bonus Miliaran Rupiah
Konsistensi di lini belakang akan menjadi kunci, disertai upaya meminimalkan kesalahan yang terjadi di laga pembuka. Bek Garuda Asia, Matthew Baker, menegaskan bahwa tim sudah mengevaluasi kelemahan saat menghadapi Tajikistan.
"Kami sudah punya fondasi yang bagus. Sekarang tinggal memperbaiki poin-poin yang kurang," ujar pemain Melbourne City tersebut.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga memantau langsung perkembangan tim. Usai laga pertama, ia bertemu Nova Arianto untuk membahas roadmap persiapan menuju Piala Dunia U-17 2025 yang akan berlangsung November mendatang.
Baca Juga: Porsche akan Tampil dengan Livery Ikonik New Man Joest 956 di Suzuka 1000Km
"Setelah Piala Kemerdekaan ini, Timnas U17 akan melanjutkan persiapan dengan menjalani pemusatan latihan di Spanyol dan Qatar hingga jelang mendekati pelaksaan Piala Dunia U17. Bukan hanya TC, tetapi juga disertai dengan serangkaian uji coba internasional," imbuh Erick.
"Kami ingin persiapan maksimal. Bukan hanya berlatih, tapi juga menguji diri melawan tim luar negeri," tegasnya kembali.