Para pemain dituntut siap secara fisik maupun mental, serta mampu memberikan kontribusi maksimal demi hasil terbaik.
Baca Juga: Persis Solo Tak Berencana Tambah Pemain Baru, Kodai Tanaka Alami Cedera
“Pertandingan terakhir melawan Mali akan menjadi tolok ukur."
"Kami berharap semua pemain bisa tampil maksimal sehingga terlihat siapa yang benar-benar siap,” ungkapnya.
Nova juga mengingatkan bahwa kualitas Mali harus diantisipasi dengan baik.
Kesalahan sekecil apapun bisa dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol, sehingga fokus penuh menjadi hal mutlak yang harus dijaga sepanjang laga.
“Saya minta pemain fokus pada instruksi pelatih. Satu kesalahan bisa merugikan tim dan itu harus dihindari."
"Mali sudah menunjukkan permainan bagus di dua laga sebelumnya, dan itu yang harus benar-benar kami waspadai,” tambahnya.
Baca Juga: Keberuntungan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Bikin Arema FC Kecewa
Bagi Garuda Asia, pertandingan ini bukan hanya soal perebutan posisi teratas, tetapi juga kesempatan untuk membuktikan diri di hadapan suporter sendiri.
Nova berharap motivasi bermain di depan publik tuan rumah bisa menjadi dorongan tambahan bagi anak asuhnya untuk tampil maksimal.
Dengan atmosfer turnamen yang semakin memanas, pertandingan melawan Mali diprediksi berlangsung sengit.
Indonesia dituntut tidak hanya kuat bertahan, tetapi juga cermat memanfaatkan peluang.
Kemenangan akan menjadi modal penting bagi tim untuk menatap agenda ke depan sekaligus memberikan kebanggaan bagi publik sepak bola Tanah Air.