“Seperti yang pernah saya bilang sebelumnya, penalti saya melawan Australia itu saya rasa hampir sempurna."
"Itu yang paling menyakitkan kalau diingat,” ucap Kevin, dikutip dari KGNow.
Baca Juga: Persija Ditahan Malut United, Mauricio Souza Soroti Drama dan Kartu Merah
Bek yang bermarga Bakarbessy ini juga mengaku bahwa kegagalan tersebut terasa lebih berat dibanding pengalaman serupa ketika masih di Copenhagen.
“Saya pernah gagal juga di Kopenhagen, tapi yang di Australia itu paling terasa. Karena saya pikir tendangannya sempurna,” jelasnya.
Meski demikian, semangat Kevin tidak pudar.
Baca Juga: Hasil Super League: Persebaya Tundukkan Bali United, 7 Gol Tercipta di Gelora Bung Tomo
Ia berharap masih ada kesempatan untuk kembali mengambil peran sebagai eksekutor penalti di Timnas Indonesia.
Apalagi, saat ini Ole Romeny yang sempat dipercaya menjadi algojo sedang mengalami cedera.
Dengan kondisi itu, Kevin pun bertekad membuktikan diri apabila kembali diberi kepercayaan.
Baca Juga: Jordi Amat Senang Kembali Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2025
Lebih jauh, ia menegaskan tekadnya untuk bisa mencetak gol perdana bersama skuad Garuda.
“Semoga saya dapat kesempatan lagi dan melakukannya dengan benar. Karena saya ingin mencetak gol pertama untuk Indonesia. Itu akan menjadi kehormatan yang besar,” pungkasnya.
Optimisme Kevin menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki keyakinan untuk menjadi bagian penting dalam momen-momen krusial Timnas Indonesia.
Meski sempat gagal, mentalitas pantang menyerah membuatnya tetap ingin berkontribusi dan mencatatkan sejarah bersama Garuda.