Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menyambut positif kehadiran striker muda tersebut.
Baca Juga: Pembalap McLaren Oscar Piastri Semakin Kuat di Puncak Klasemen Pembalap F1 Jelang GP Italia di Monza
Hal ini tak lepas dari kondisi skuad yang tengah mengalami krisis penyerang setelah Ole Romeny absen karena cedera.
Meski demikian, Kluivert menilai Mauro sejatinya lebih tepat membela timnas U-23 Indonesia.
Saat ini, tim asuhan Gerald Vanenburg sedang bersiap menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Baca Juga: Robi Darwis Ingin Bawa Timnas U23 Indonesia Lolos ke Piala Asia U23 2026
Sayangnya, Mauro tidak bisa tampil bersama timnas U-23 lantaran telat didaftarkan ke dalam skuad resmi.
“Ya, secara normal dia seharusnya berada di U-23 bersama coach Gerald, tetapi sayangnya tidak bisa didaftarkan."
"Jadi saya ambil keuntungan dari situasi ini dan memasukkannya ke tim utama (senior),” ungkap Kluivert.
Baca Juga: Max Verstappen Akui Kelemahan Mobil RB21 yang Dikendarainya Usai Balap di GP Belanda
Dengan statusnya sebagai pemain naturalisasi termuda di skuad Garuda saat ini, Mauro Zijlstra membawa harapan baru untuk lini serang timnas Indonesia.
Keberadaannya dinilai bisa menambah variasi pilihan di lini depan, sekaligus memberikan kesempatan bagi striker muda untuk berkembang di level internasional.
Tambahan amunisi ini diharapkan mampu memberi dampak positif bagi skuad asuhan Patrick Kluivert.
Baca Juga: Kakang Rudianto Optimistis Timnas U23 Indonesia Lolos Kualifikasi Piala Asia 2025
Terlebih, timnas Indonesia akan menghadapi sejumlah laga penting ke depan, baik di agenda FIFA Matchday maupun kualifikasi turnamen internasional lainnya.