Ia bahkan membuka kemungkinan sudah ada nama calon pengganti yang disiapkan.
Baca Juga: Dikalahkan Bayern Munchen, Enzo Maresca: Kami Bermain Bagus Tapi Melawan Tim yang Berpengalaman
“Apa sudah ada calonnya? Boleh. Enggak apa-apa,” ucap Erick sambil tersenyum.
Kekhawatiran publik terhadap Erick berangkat dari asumsi bahwa posisinya sebagai Menpora akan membuatnya lebih fokus pada sepak bola dibandingkan cabang olahraga lainnya.
Namun, Erick menepis anggapan tersebut.
Baca Juga: Gol Virgil van Dijk di Menit Terakhir Bawa Liverpool Unggul dari Atletico Madrid
Ia menegaskan komitmennya untuk mengurus seluruh aspek kepemudaan dan olahraga di Indonesia, bukan hanya sepak bola.
Sebagai figur publik yang juga pemilik klub Oxford United dan pernah menjadi pemilik Inter Milan, Erick menilai wajar jika masyarakat menyoroti kiprahnya di sepak bola.
Namun, ia menegaskan bahwa posisinya saat ini tunduk pada regulasi FIFA. Ia tak ingin melanggar aturan demi mempertahankan jabatan.
Baca Juga: Drama 5 Gol di Anfield Dinodai Kartu Merah, Simeone Sebut 90 Menit Penghinaan
Erick pun menutup pernyataan dengan sikap tenang.
Ia mengaku siap menerima konsekuensi apa pun dari keputusan FIFA, baik tetap memimpin PSSI maupun harus menyerahkan jabatan kepada sosok lain.
“Semua ada mekanismenya, kita tinggal ikuti saja,” katanya.