timnas

Prabowo, Infantino, dan Boikot Israel

Kamis, 25 September 2025 | 14:47 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, Rabu, 24 September waktu setempat di New York, Amerika Serikat. (ISTIMEWA)

Sebelumnya sahabat Ketua Umum PSSI yang saat ini juga Menpora, Erick Thohir itu tiga kali bertemu Jokowi.

Satu hal yang sejak Joao Havalange (1974-1998), Sepp Blatter (1998-2016, namun dimakzulkan karena terbukti korupsi 2015) hingga Gianni Infantino (2015 sudah 9 tahun, periode kedua) belum pernah dilakukan.

Malah di final Piala Dunia 1990 Italia dan 1994, Presiden FIFA dan jajarannya duduk terdepan, sementara kepala penerintahan duduk di baris kedua.

Baca Juga: Pedri Ungkap Rahasia di Balik Performa Spektakuler Barcelona, Dia mendorong Saya untuk Mencobanya

Jadi, ketika Infantino mau bertemu berkali-kali dengan Presiden Indonesia, sungguh sesuatu yang sangat luar biasa.

Meski demikian, sekadar mengingatkan dan mudah-mudahan ini tidak terjadi pada Presiden Prabowo. Kita tahu, presiden kedelapan kita berpidato sangat dahsyat saat mendukung Palestina Merdeka.

Kita tahu juga sudah 153 dari 193 anggota PBB atau sekitar 80% mendukung kemerdekaan Palestina, sementara FIFA tetap masih abu-abu.

Baca Juga: Coppa Italia: Tanpa Jay Idzes Como Sapu Sassuolo 3-0

Hal ini berbeda jauh saat Arthur Dwery, Presiden FIFA asal Inggris (1956-1961) menjatuhkan sanksi berat bagi Afsel karena politik diskrimintatif.

Meski Afsel mencoba memperbaiki dan meminta pada Presiden FIFA berikutnya: Erns Thommen dan Stanly Rous (1961-1974) upaya itu gagal total.

Baru tahun 1990 di saat Havelange memimpin, hukum Afsel dicabut.

Nah, karena Prabowo berjuang keras untuk Palestina, khawatirnya, mudah-mudahan tidak terjadi, dimanfaatkan FIFA untuk mentolelir Israel.

Baca Juga: Ilmu Olahraga: Apakah Gerutuan dalam Tenis Merupakan Keuntungan?

Norwegia saja yang satu grup-1 Eropa dan saat laga pertama (25/3/25) dijamu di Tel Avif serta memang 4-2, akan menolak berlaga 11/10/25 di laga kedua.
Norwegia walaupun saat ini memimpin klasemen sementara dengan 5 kali main, memang semua, nilai 15, diikuti Italia dan Israel, sudah betencana untuk tidak bertanding. Jika itu dilakulan, Norwegia akan disanksi dan dicoret dari kuslifilasi.

Itu yang jadi kekhawatiran saya. Di satu sisi, putaran keempat seandainya kita lolps atau jadi runner-up grup akan ikut babak play off adalah kesempatan langka, tapi di sisi lain Presiden Prabowo dama seperti Bung Karno yang meminta Indonesia mundur 1958.

Halaman:

Tags

Terkini