SportlinkNews - Kasus naturalisasi pemain sepak bola Malaysia kembali menjadi sorotan, kali ini dengan tudingan mengejutkan yang menyeret nama Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Tuduhan itu dilontarkan salah satu media China setelah Malaysia dijatuhi sanksi akibat penggunaan pemain naturalisasi dengan dokumen bermasalah.
Federasi Sepak Bola Malaysia dan sejumlah pemainnya diketahui mendapat hukuman denda hingga pembekuan aktivitas.
Baca Juga: MotoGP Jepang: Akhir Pekan yang Indah Bagi Ducati dan Honda di Motegi
Media China menilai, agresivitas Malaysia dalam melakukan naturalisasi sudah lama menjadi perhatian mereka, bahkan mendesak Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) agar menjatuhkan hukuman lebih tegas.
Laman 163.com menulis, Malaysia secara tidak terduga menurunkan tujuh pemain naturalisasi ketika menang 4-0 atas Vietnam.
Namun, investigasi menemukan dokumen para pemain tersebut tidak lengkap, bahkan disebut-sebut palsu.
Baca Juga: MotoGP Jepang 2025: Francesco Bagnaia Bangkit, Tandai Rivalitas dengan Marc Marquez
“Semua dokumen tidak memenuhi standar yang ditetapkan."
"Setelah FIFA menghukum Malaysia, diharapkan giliran AFC menjatuhkan sanksi,” tulis media tersebut.
Tak berhenti di Malaysia, 163.com juga menyinggung Indonesia.
Baca Juga: Krisis Kiper Timnas Indonesia, Cahya Supriadi dan Hilman Syah Jadi Sorotan
Menurut mereka, setelah kasus Malaysia, perhatian publik Asia Tenggara kemungkinan akan mengarah pada Indonesia, mengingat skuad Garuda juga diperkuat oleh sejumlah pemain keturunan hasil naturalisasi.
Lebih jauh, media China itu menyeret nama Erick Thohir dengan tuduhan yang terkesan tidak berdasar.