Kiper senior yang telah berseragam Persib sejak 2020 itu membuktikan dirinya masih tangguh dengan torehan tiga cleansheet di dua kompetisi berbeda.
“Pastinya saya sangat senang,” ujar Teja usai membawa Persib menang 2-0 atas Bangkok United di ajang Liga Champions Asia.
Baca Juga: MotoGP Indonesia: Fermin Aldeguer Kampiun di Mandalika, Marc Marquez dan Bezzecchi Terlibat Kontak
“Seperti yang saya bilang, mungkin ini rezeki juga karena mendapat menit bermain dari pelatih. Jadi saya harus tampil maksimal setiap kali dipercaya,” lanjutnya.
Penampilan impresif Teja hadir di momen yang tepat, ketika Timnas Indonesia tengah menghadapi krisis di posisi penjaga gawang.
Dua kiper utama, Emil Audero Mulyadi dan Maarten Paes, sedang menepi akibat cedera.
Baca Juga: Kluivert Waspadai Arab Saudi, Timnas Indonesia Fokus Jaga Kondisi di Jeddah
Emil mengalami masalah jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, sementara Paes sudah dua bulan absen karena cedera hamstring.
Kluivert pun memanggil Nadeo Argawinata, Ernando Ari, dan Reza Arya Pratama untuk mengisi posisi tersebut.
Namun, Reza yang kini menjadi pelapis di PSM Makassar dinilai minim jam terbang.
Baca Juga: Ole Romeny dan Maarten Paes Pulih, Timnas Indonesia Dapat Angin Segar di Jeddah
Dengan kondisi ini, Teja Paku Alam bisa menjadi pilihan realistis bagi pelatih Belanda tersebut, terutama karena ia tampil reguler di level kompetisi tertinggi Indonesia.
Meski memiliki rekam jejak panjang bersama Timnas sejak 2016, Teja belum sekalipun mencatatkan penampilan resmi alias masih tanpa caps.
Selama empat tahun membela Garuda, ia kerap menjadi pelapis bagi Kurnia Meiga, Muhammad Ridho, dan Andritany Ardhiyasa.
Baca Juga: Arne Slot Akui Mohamed Salah Kehilangan Ketajamannya Saat Melawan Chelsea