Sayangnya, perjuangan tim Garuda untuk menembus ajang sepak bola paling bergengsi di dunia itu kembali terhenti.
Ridho tak menampik bahwa kegagalan tersebut meninggalkan rasa kecewa yang mendalam, baik bagi dirinya maupun seluruh pemain timnas.
Baca Juga: MotoGP Australia: Raul Fernandez Akhirnya Naik Podium, Bezzecchi Tampil Impresif di Phillip Island
“Ya, tentunya semuanya kecewa tidak bisa ke Piala Dunia. Itu mimpi kita semua,” ujar Ridho usai pertandingan.
“Dari awal kami sudah bekerja keras, mengganti pelatih, menambah pemain baru, dan melakukan banyak perubahan. Tapi akhirnya kami gagal,” tambah eks pemain Persebaya itu.
Kegagalan tersebut memang cukup menyesakkan, mengingat Timnas Indonesia telah melakukan berbagai langkah strategis dalam upaya memperkuat skuad.
Baca Juga: Usai Jalani Sanksi Joao Ferrari Siap Tempur di Laga Persijap vs Bali United
Selain mendatangkan pelatih baru, federasi juga menambah deretan pemain keturunan yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim di level internasional.
Namun, upaya tersebut masih belum cukup untuk membawa Garuda terbang tinggi ke panggung dunia.
Meski begitu, Ridho menegaskan bahwa dirinya tak ingin berlarut dalam kekecewaan.
Baca Juga: Jalan Darat Menuju Emas, Kisah Tim Sambo Sumbar ke Kudus
Ia menilai pengalaman tersebut akan menjadi bahan evaluasi berharga untuk masa depan Timnas Indonesia.
“Kami akan evaluasi lagi,” pungkasnya dengan nada optimistis.
Kini, Ridho bertekad untuk fokus bersama Persija dalam upaya membawa tim ibu kota bersaing di papan atas klasemen.
Baca Juga: Superkomputer Prediksi Liverpool Vs Manchester United