SportlinkNews - Timnas U-22 Indonesia menghadapi kesulitan dalam persiapan SEA Games ke-33.
Pelatih Indra Sjafri berencana memanggil 4 pemain naturalisasi dan 1 pemain yang saat ini bermain di luar negeri untuk SEA Games ke-33.
Keempat pemain naturalisasi tersebut antara lain: Tim Geypens (FC Emmen – Belanda), Dion Markx (TOP Oss – Belanda), Ivar Jenner (Utrecht – Belanda), Adrian Wibowo (Los Angeles FC – AS). Pemain yang tersisa adalah Marselino Ferdinan (Trencin – Slovakia).
Baca Juga: Shin Tae-yong: Indonesia Pilihan Utama Saya Soal Kemungkinan Kembali
Namun, tanggapan dari 5 klub pemilik kelima nama yang disebutkan di atas kurang positif.
Kemungkinan besar, timnas U-22 Indonesia tidak akan bisa memasukkan kelompok pemain ini ke dalam daftar peserta SEA Games 33.
Pakar Freddy Muli berkomentar: "Saya rasa pelatih Indra Sjafri tidak seharusnya terlalu berharap pada pemain yang bermain di luar negeri. Terutama untuk Marselino Ferdinand yang baru bergabung dengan Trencin, akan sangat sulit mendapatkan izin untuk berpartisipasi di SEA Games."
SEA Games ke-33 akan berlangsung pada Desember 2025 dan tidak termasuk dalam jadwal resmi FIFA, sehingga klub tidak diwajibkan melepas pemain.
Baca Juga: Format Rumit SEA Games 2025, Timnas U-22 Indonesia Harus Juara Grup
Pelatih Indra Sjafri dapat meminta PSSI membujuk klub-klub tersebut. Namun, segala sesuatunya harus dilakukan sesegera mungkin untuk menyelesaikan rencana kepegawaian.
Pelatih Shin Tae-yong pernah memasukkan tiga pemain: Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Rafael Struick ke dalam daftar pemain Piala AFF 2024.
Namun, pada akhirnya, hanya Rafael Struick yang diizinkan bermain oleh klubnya.
Baca Juga: Real Madrid 1-0 Juventus: Igor Tudor Pulang dengan Penyesalan
Akibatnya, timnas Indonesia kehilangan dua pemain kunci dan tersingkir dari babak penyisihan grup.