“PSSI akan memanfaatkan jaringan internasional yang telah dimiliki untuk menemukan pelatih yang tepat,” tulis mereka.
Baca Juga: Performa Mumpuni di Musim 2025, KJ Buffen Tetap Bertahan di Rans Simba Bogor
“Erick Thohir juga menekankan pentingnya pembenahan masalah internal, baik terkait pemain maupun staf pelatih, sebagai bagian dari upaya memulihkan citra sepak bola Indonesia.”
Media Vietnam itu juga menilai langkah ini mencerminkan ambisi PSSI untuk mengangkat standar sepak bola Indonesia di tingkat global.
Dengan melakukan seleksi pelatih secara terbuka dan terukur, federasi diharapkan mampu menarik perhatian pelatih kelas dunia yang ingin berkontribusi pada proyek jangka panjang Indonesia.
Baca Juga: Selangor FC Kalah dari Persib, Faisal Halim: Kami Harus Belajar dari Kekalahan Ini
Sebelumnya, Erick Thohir yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri BUMN, telah menegaskan bahwa Indonesia harus bisa melangkah maju tanpa bergantung pada satu sosok, termasuk Shin Tae-yong.
Ia mengibaratkan keputusan ini sebagai bentuk kedewasaan dalam membangun sistem kepelatihan yang berkesinambungan.
“Kita harus move on. Kalau kita bisa move on dari Patrick, maka kita juga harus move on dari Shin Tae-yong,” ujar Erick.
Baca Juga: Hasil Super League: Persebaya Tahan Imbang PSBS Biak, Pesta Kartu Kuning dan Merah di Maguwoharjo
“Meski saya pribadi kurang suka keputusan berbasis hasil sesaat, membangun strata kepelatihan memang memerlukan waktu.”
Kini, publik menanti siapa figur yang akan dipercaya memimpin Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030.
Apakah sosok baru dengan pengalaman internasional tinggi, atau nama familiar yang selama ini mungkin terabaikan?
Baca Juga: Head to Head Bali United FC vs Persita: Ambisi Pendekar Cisadane Menundukkan Serdadu Tridatu
Satu hal yang pasti, arah baru PSSI menunjukkan keseriusan untuk membawa sepak bola Indonesia ke level yang lebih tinggi.