Vennard menilai performa individu para pemain sudah berada di level yang baik, terutama dari segi teknik dan kecepatan.
Baca Juga: Persib vs Selangor, Marc Klok Janjikan Performa Terbaik untuk Bobotoh
Namun, ia menyoroti satu hal yang masih menjadi pekerjaan rumah besar, yaitu mentalitas bertanding.
“Kalau menurut saya, timnas futsal kita tidak perlu pemain naturalisasi."
"Secara skill dan speed, mereka tidak kalah dari negara lain."
Baca Juga: Jelang Duel Arema FC vs Persija: Mauricio Souza Siapkan Strategi Meredam Serangan Singo Edan
"Yang perlu ditingkatkan hanyalah mental bermain,” tegas mantan pemain Persija Jakarta tersebut.
Ia menilai, inkonsistensi performa kerap muncul dalam pertandingan penting, terutama saat menghadapi tekanan besar.
Hal inilah yang, menurutnya, harus menjadi fokus pembenahan menjelang dua ajang besar yang sudah di depan mata.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Pekan ke-12 Super League 2025/26, Laga Persib vs Malut United Alami Penundaan
“Indonesia itu hanya kurang dari segi mental. Kalau bisa menjaga mentalitas saat pertandingan, sebenarnya tim ini punya kualitas untuk bersaing dengan siapa pun,” kata Vennard.
Ia menambahkan bahwa uji coba internasional atau friendly match dengan negara lain menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan tim.
Melalui pertandingan semacam itu, para pemain bisa memperkuat mental bertanding sekaligus mengasah kemampuan menghadapi gaya permainan yang berbeda.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan dan Link Siaran Langsung Selangor FC vs Persib Bandung
Timnas Futsal Indonesia juga memiliki kesempatan untuk memperbaiki kekurangan tersebut di SEA Games 2025 di Thailand, yang akan digelar pada Desember mendatang, sebelum turun di Piala Asia Futsal 2026.