SportlinkNews - Penunjukan Nova Arianto sebagai pelatih Timnas U-20 membuat kursi pelatih Timnas Indonesia U-17 kini kosong.
PSSI pun bergerak cepat untuk mencari sosok pengganti, mengingat padatnya agenda skuad U-17 sepanjang tahun 2026.
Kepala Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyebut bahwa keberadaan pelatih baru sangat krusial, tidak hanya untuk melanjutkan proses pembinaan, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan Timnas U-20.
Karena nantinya para pemain Timnas U-20 sebagian besar berasal dari Timnas U-17.
Baca Juga: Islam Makhachev Kuasai Kelas Welter, Arman Tsarukyan: Sulit Cari Lawan yang Bisa Menghentikan
"Sekitar 85 persen pemain U-20 nanti diambil dari U-17 yang akan bermain di Piala Dunia U-17. Karena itu prosesnya harus segera dilakukan, mengingat agenda Timnas U-17 sangat padat pada 2026," ujar Sumardji dalam jumpa pers di GBK Arena, Senayan, Kamis, 20 November 2025.
Tahun depan, Timnas U-17 akan memulai rangkaian kompetisi internasional pada ASEAN Championship, yang berlangsung dari 28 Maret hingga 9 April 2026.
Setelah itu, tim akan menghadapi turnamen besar level benua, AFC U-17 Asian Cup 2026, yang dijadwalkan digelar 14–31 Mei 2026.
Baca Juga: Duel Persija vs Persik Kediri Diganggu Hujan Lebat, Stadion Manahan Tergenang
Puncaknya, Garuda Muda bersiap tampil di panggung dunia pada FIFA U-17 World Cup, yang berlangsung 5–27 November 2026.
Apabila tidak berhasil lolos ke putaran final turnamen tersebut, Timnas U-17 tetap memiliki agenda lain, yakni menjalani kualifikasi AFC U-17 pada 12–20 November 2026.
Dengan rangkaian turnamen beruntun tersebut, PSSI menegaskan bahwa pemilihan pelatih baru tidak bisa ditunda.
Baca Juga: Kisah Unik Timnas Haiti: Lolos Piala Dunia Tanpa Kehadiran Sang Pelatih di Negeri Sendiri
"Proses pemilihan pelatih U-17 akan segera dilakukan melalui penilaian Direktur Teknik sebelum diteruskan ke rapat Exco. Kami akan menyaring beberapa kandidat pelatih yang sesuai dengan standar pembinaan yang kami tetapkan," kata Sumardji.
Penunjukan pelatih baru dan persiapan tim yang lebih awal menjadi kunci agar Timnas U-17 dapat tampil lebih kompetitif.
Sekaligus memastikan kesinambungan perkembangan pemain yang akan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di masa mendatang.
Baca Juga: Timnas Indonesia Absen di FIFA Matchday, Calvin Verdonk Aktif di Acara Klub Lille
Sejauh ini, tambah Sumardji, pihaknya telah melakukan wawancara dengan beberapa kandidat. Menurutnya ada beberapa pertanyaan terkait dengan program apa yang bisa dilakukan untuk membuat Timnas U-17 lebih baik.
"Ada list pertanyaan yang memang selama ini sudah saya pakai untuk melakukan interview, dan dari penilaian saya, rasanya saya belum bisa menemukan yang terbaik," ucap Sumardji.
"Makanya kami akan melakukan wawancara lagi. Masih ada beberapa hari ke depan," imbuhnya lagi.
Baca Juga: Tinggalkan Australia, Graham Arnold Sukses Bawa Irak Dekat ke Piala Dunia 2026
Pihaknya, ungkap Sumardji akan meminta rekomendasi dari Nova Arianto. Selain itu, dari hasil interview sebelumnya, ada beberapa nama yang akan terus dilakukan pendalaman.
"Beberapa nama itu akan kami lakukan interview lagi, baru kami tentukan. Soal siapa yang akan jadi pelatih, saya juga tidak akan jauh-jauh meminta kisi-kisi dari Coach Nova bagaimana selama ini bisa sukes," tukasnya.
"Ini tentu nanti akan kita terus tanyakan kepada calon pelatih sehingga tidak salah di dalam menemukan," pungkas Sumardji mengakhiri.