timnas

SEA Games 2025: Jadwal Timnas U-22 dan Alasan Target Emas Ditiadakan

Senin, 24 November 2025 | 20:39 WIB
Timnas U-22 saat melakoni TC tahap dua di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Senin, 17 November 2025. (ISTIMEWA)

SportlinkNews - Timnas Indonesia U-23 akan memulai langkah mempertahankan medali emas SEA Games 2025 dengan menghadapi tiga lawan pada fase grup. Indonesia akan tergabung di Grup C bersama Singapura, Myanmar, dan Filipina.

Bila mengacu pada technical handbook cabang sepak bola, kategori putra akan bertanding mulai 3 Desember mendatang. Namun, Indonesia baru akan tampil pada 5 Desember 2025 di Stadion 700th Anniversary, Thailand. 

Melihat jadwal, Singapura akan menjadi lawan pertama skuat Garuda pada 5 Desember nanti.

Baca Juga: Vietnam Dapat Kabar Baik dan Buruk Jelang SEA Games 2025

Kemudian, Timnas Indonesia U-22 akan menghadapi Filipina di laga kedua pada 8 Desember. Terakhir, pada laga penutup fase grup, 12 Desember mendatang, Myanmar akan jadi lawan terakhir Merah Putih. 

Sementara ini, PSSI maupun Pelatih Timnas Indonesia U-22 belum mengumumkan 27 nama skuat inti Timnas Indonesia U-22 yang akan berlaga nanti.

Tapi, terakhir, sang pelatih Indra Sjafri mengatakan sudah ada 18 nama yang dikantongi dalam tim awal yang hadir dalam uji coba internasional terakhir. 

Baca Juga: Lionel Messi Samai Rekor Ferenc Puskas Usai Bawa Inter Miami Hajar Cincinnati 4-0

Untuk lima pemain terakhir, Indra sebelumnya mengaku masih dalam tahap proses evaluasi. Namun, Badan Tim Nasional, Sumardji mengatakan bahwa Timnas akan berangkat lebih awal menuju Thailand pada Kamis, 27 November besok. 

Sejauh ini, menurut Sumardji, persiapan berjalan sesuai rencana. Pertandingan penyisihan grup mulai 5 hingga 12 Desember, bila lolos maka akan masuk fase berikutnya. 

Bukan hanya tim putra, Timnas Putri Indonesia juga akan mengawali perjalanan mereka untuk merebut medali di SEA Games 2025 Thailand.

Baca Juga: Pep Guardiola Mengincar Rumah Mewah, Selangkah dari Tempat Tinggal Mantan

Mereka akan membuka perjuangan mereka di multievent olahraga se-Asia Tenggara tersebut mulai 4 Desember. 

Tuan rumah akan menjadi tantangan pertama Timnas Putri Indonesia. Pertandingan akan berlangsung di Stadion IPE Chonburi. 

Kemudian, laga kedua Timnas Putri Indonesia akan berlangsung pada 7 Desember menghadapi Kamboja. Pertandingan penutup fase grup Indonesia akan berlangsung pada 10 Desember melawan Singapura. 

Baca Juga: Indonesia Kirim Lima Wakil dari Empat Sektor ke BWF World Tour Finals 2025

Bukan emas

Meski berstatus petahanan medali emas sepak bola putra, skuat Garuda Muda ternyata tidak dibebani target besar.

PSSI tidak memberikan target ambisius mempertahankan medali emas pada edisi kali ini, Timnas Indonesia U-22 hanya dipatok meraih medali perak.

Target tersebut diungkapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang mengatakan bahwa target itu berdasarkan hasil peninjauan ulang target oleh tim review Kemenpora dan PSSI. 

Baca Juga: Nike Air Force 1 Klasik Hadir dalam Warna Kulit Paten Baru yang Cerah

"Kalau tidak salah, hasil review, putra itu perak, sedangkan putri perunggu," ujarnya. Pihak PSSI sendiri belum menggelar jumpa pers resmi untuk menerangkan target mereka. 

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan mengapa target sepak bola putra diturunkan oleh tim review. Pertama, faktor tuan rumah. 

Thailand diprediksi akan menurunkan kekuatan terbaiknya, mengingat mereka adalah tuan rumah dan mereka pasti tampil dominan di rumah sendiri/ 

Baca Juga: Yamal Bikin Assist Super dengan Pipinya, Para Penggemar Terkesima dan Kagum

Sepanjang ikutsertaan Thailand di sepak bola putra SEA Games, Mereka telah mengoleksi 16 medali emas. Termasuk tiga medali emas yang diraih saat penyelenggaraan di Thailand pada edisi 1985, 1995, dan 2007. 

Alasan kedua, karena sulitnya memanggil pemain abroad. Sejauh ini dari 30 nama yang dipanggil dalam pemanggilan TC Timnas ke-2, baru ada beberapa pemain aboard bergabung, yakni Ivar Jenner, Dion Markx, dan Mauro Zijlstra. 

Sementara nama-nama yang diharapkan bisa bergabung Marselino Ferdinan, Tim Geypens, dan Adrian Wibowo belum ada kabarnya.

Baca Juga: Kebangkitan Jules Kounde Sebagai Ikon Mode Modern

Ivar pun belum dipastikan bisa memperkuat Timnas di SEA Games nanti, mengingat SEA Games 2025 tidak masuk dalam agenda FIFA. Semua tergantung kesediaan timnya melepas Ivar.

Alasan ketiga terkait menurunnya target, karena minimnya persiapan untuk Timnas U-22. Memang skuat Garuda muda telah menjalani empat kali uji coba internasional dan dua kali pemusatan latihan (TC), tetapi hasilnya sejauh ini belum memuaskan. 

Apalagi Timnas U-23 sebelumnya gagal lolos ke Piala Asia U-23 dan gagal juara Piala AFF U-22 2025 saat menjadi tuan rumah. 

Baca Juga: Tendang Wajah Lawan, Pemain Gagal Manchester United Diganjar Kartu Merah

Meski target menurun, tetapi peluang untuk meraih medali emas tetap ada.

Indonesia berpelaung lolos hingga final karena tidak berada satu jalur dengan dua kekuatan terbesar Asia Tenggara, Thailand dan Vietnam.dengan dua kekuatan terbesar Asia Tenggara, Thailand dan Vietnam.

Tags

Terkini