Erick menyebut, pihaknya hanya memastikan setiap cabor menetapkan target yang dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: Derby Jawa Timur Bikin Rekor Jumlah Penonton Terbanyak di Pekan ke-13 Super League 2025/26
"Dari tim evaluasi kemarin berbagai cabor mengusulkan target medalinya."
"Sebagai Menpora saya bilang silakan cabor memastikan targetnya tapi ini jadi bahan evaluasi untuk ke depan," ujar Erick Thohir di Kantor Kemenpora, Selasa (25/11/2025).
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menentukan apakah sebuah cabor harus menargetkan emas, perak, atau perunggu.
"Jadi ada cabor bilang emas, perak, perunggu silakan saja bukan saya yang menentukan. Jangan dibalik," tegasnya.
Erick yang juga menjabat Ketua Umum PSSI menambahkan, jika PSSI menargetkan perak namun berhasil meraih emas, tentu hal itu merupakan capaian yang sangat positif.
Yang terpenting, kata dia, setiap cabor harus siap mempertanggungjawabkan target yang mereka tetapkan sejak awal.
Baca Juga: Waspada! Aturan Ketat dan Tegas Bagi Suporter Persib di Kandang Lion City Sailors
Hal ini juga berlaku untuk Timnas Putri yang ditargetkan meraih medali perunggu dalam ajang yang sama.
Erick menjelaskan bahwa seluruh target ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh dalam pengembangan olahraga nasional.
"Dari situ, dari cabor yang target perunggu tapi tidak dapat misalnya, itu jadi bahan evaluasi."
"Kalau misalnya sepak bola kemarin bicara perak terus dapat emas, nah kan bagus," ujarnya.