SportlinkNews - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, memastikan proses pemilihan pemain untuk SEA Games 2025 berjalan lancar.
Dari 31 pemain yang mengikuti pemusatan latihan, tim pelatih akan menyeleksi 23 pemain final yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
"Alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana. Tidak ada isu yang perlu dikhawatirkan. Sehari atau dua hari ini, tim pelatih akan menetapkan 23 pemain yang kemudian diumumkan oleh PSSI," ujar Indra usai latihan di Stadion Madya, GBK Senayan, Rabu, 26 November 2025.
Baca Juga: Preview Liga Champions Arsenal Kontra Bayern Munchen: Dua Tim Kuat yang Berada di Momen yang Hebat
Proses penyusunan skuat ini, menurutnya tidak mudah, karena delapan pemain harus dipulangkan kembali ke klub sesuai regulasi.
Indra menekankan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan parameter tim pelatih dan tim performa, termasuk pemanfaatan data talent DNA untuk memastikan komposisi pemain optimal.
Empat pemain diaspora juga dipastikan akan bergabung dengan timnas U-22. Mereka yakni, Marselino Ferdinan, Dion Eddy Markx, Mauro Zijlstra dan Ivar Jenner
Baca Juga: Tundukkan Barcelona, Enzo Maresca Mengakui Chelsea Memainkan Game Plan yang Sempurna
"Keempat pemain tersebut sudah dikonfirmasi, semuanya intens berkomunikasi dengan PSSI. Tiga sudah fix, satu masih diupayakan, tapi kami berharap klubnya segera memberikan izin," jelas Indra.
Sejauh ini, seluruh pemain sudah menjalani medical check-up dan dinyatakan siap.
Latihan terakhir besok, dijadwalkan berfokus pada recovery training setelah sesi internal game terakhir yang cukup intens, agar para pemain tetap berada dalam kondisi terbaik sebelum bertolak ke Thailand.
Baca Juga: PSBS Biak Dihantui Cedera Pemain Andalannya Menjelang Duel Lawan Persijap Jepara
Tim pelatih juga telah menyusun prioritas latihan menuju tiga fase puncak performa pada tanggal 5, 8, dan 12 Desember, untuk memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi optimal saat pertandingan SEA Games digelar.
Indra menambahkan, semua staf terlibat aktif dalam memvalidasi pemain, memastikan kesiapan tim secara menyeluruh, dan menjaga komunikasi intens dengan para pemain dan pihak terkait.
"Harapannya, suasana di tim tetap kondusif dan tidak terpengaruh isu-isu yang tidak perlu. Kami fokus pada persiapan dan kinerja di lapangan," ujar Indra.