Meski kerap mengandalkan skema 3-4-3, pelatih berusia 50 tahun itu tidak terpaku pada satu sistem.
Baca Juga: Tak Mau Terulang, Francesco Bagnaia Kerja Keras Hadapi MotoGP 2026 Bersama Ducati
Dalam sejumlah pertandingan, ia juga pernah menerapkan variasi formasi seperti 4-4-2 atau 4-3-3, menyesuaikan dengan lawan serta ketersediaan pemain.
Ketika menangani Kanada, Herdman memiliki gelandang-gelandang kuat seperti Stephen Eustaquio, Atiba Hutchinson, dan Mark Kaye, yang menopang dominasi lini tengah.
Dua gelandang jangkar menjadi kunci dalam sistem tiga bek yang ia terapkan, sebuah konsep yang dinilai relevan dengan kebutuhan Timnas Indonesia saat ini.
Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, menjelaskan bahwa keputusan Exco telah memenuhi kuorum dan bersifat sah, meski belum bersifat final.
Ia menegaskan masih ada proses lanjutan yang harus dilalui sebelum penunjukan resmi diumumkan.
“Rapatnya sudah memenuhi kuorum dan rapat Exco sudah sah, namun belum final karena masih ada proses yang harus dinegosiasikan dan disetujui kedua belah pihak,” ujar Amali, Jumat (19/12/2025).
Baca Juga: Tundukkan Persija, Dejan Antonic: Kemenangan untuk Masyarakat Sumatera yang Terdampak Bencana
PSSI memilih untuk tidak terburu-buru mengumumkan nama pelatih baru sebagai bentuk saling menghormati.
Selain itu, Herdman juga dikabarkan tengah diminati oleh sejumlah klub dan negara lain, sehingga proses negosiasi perlu dilakukan secara hati-hati.
Federasi berharap proses ini bisa rampung pada Desember atau paling lambat Januari mendatang.
Baca Juga: Perubahan Strategi Bikin Bali United FC Naik Peringkat Klasemen Super League 2025/26
Hal tersebut penting mengingat Timnas Indonesia akan menghadapi agenda FIFA Series 2026 pada Maret, yang membutuhkan persiapan matang sejak dini.