SportlinkNews - Kepindahan Maarten Paes ke AFC Ajax menjadi salah satu transfer yang menyita perhatian publik Tanah Air pada bursa Januari 2026. Namun, Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, mengaku belum mengikuti detail kabar tersebut.
Paes direkrut Ajax dari FC Dallas dengan nilai transfer 900 ribu euro sekitar Rp15,3 miliar. Langkah ini diambil Ajax untuk memperkuat sektor penjaga gawang di paruh kedua musim.
Kebutuhan Ajax mendatangkan kiper baru muncul setelah melepas Remko Pasveer. Penjaga gawang senior itu hijrah ke Heracles Almelo, sehingga klub membutuhkan pengganti.
Baca Juga: Menang Atas Medan Falcons, Bandung bjb Jaga Peluang Final Four
Paes yang kini berusia 27 tahun langsung bergabung dalam sesi latihan bersama Ajax. Ia berpeluang menjalani debut saat timnya menghadapi Fortuna Sittard di Amsterdam Arena, Minggu (15/2).
Simon, yang memiliki sejarah panjang bersama Ajax sebagai pemain dan pelatih, dimintai pandangannya mengenai transfer tersebut. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah pekerjaannya bersama Timnas Indonesia.
"Saya tidak sempat baca itu. Saya tidak pikir orang yang pindah ke Ajax. Saya sedang fokus di sini, Indonesia. Saya senang buat anak yang bisa datang main di Ajax," kata Simon kepada awak media.
Baca Juga: Hasil Super League: Dewa United Gebuk Sepuluh Pemain PSM
Meski belum mengikuti kabar secara rinci, Simon menyampaikan rasa senangnya melihat pemain Timnas Indonesia mendapat kesempatan tampil di klub besar Eropa.
Paes sendiri bukan nama asing di kompetisi Belanda. Sebelum berkarier di Amerika Serikat, ia sempat membela FC Utrecht dan mencatatkan 48 penampilan di Eredivisie.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi Paes untuk kembali beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Belanda.
Ajax mengikat Paes dengan kontrak berdurasi 3,5 tahun. Kesepakatan ini menunjukkan kepercayaan klub terhadap kemampuan sang kiper.
Dengan komposisi baru di posisi penjaga gawang, Ajax berharap stabilitas lini belakang tetap terjaga hingga akhir musim.