SportlinkNews - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, memuji penampilan perdana Jordi Amat bersama skuad Garuda di laga sebelumnya melawan tim CONCACAF, Saint Kitts and Nevis.
Menurutnya, kemenangan 4-0 dengan gawang bersih menjadi bukti solidnya adaptasi tim terhadap sistem baru pelatih John Herdman.
"Saya pikir penampilan Jordi sangat solid. Memang menantang bermain pertama kali dalam sistem baru, tapi tujuan kami tercapai," ujar Diks.
Baca Juga: Dewa United Banten Sapu Bersih Dua Laga di Window Pertama, Puncaki Grup A BCL Asia-East 2026
"Menang dengan gawang bersih dan empat gol tentu nilai tambah. Ini sejarah karena pertama kalinya kami menang melawan tim CONCACAF."
Kevin juga menyoroti perubahan pendekatan pelatih Herdman dibandingkan pelatih sebelumnya.
"Setiap pelatih berbeda. John sangat detail dan taktis, dia tahu apa yang diharapkan dari setiap pemain dan menempatkan kami sesuai kelebihan masing-masing. Itu penting untuk soliditas tim," kata bek sayap Timnas Indonesia ini.
Baca Juga: Bikin Belanda Kebobolan, Koeman Ungkap Kesalahan Fatal Ryan Gravenberch
"Tim kami beradaptasi sangat cepat. Persiapan pelatih sudah dimulai sebelum resmi ditunjuk, bahkan dia menghubungi lebih dari 40 pemain. Semua ini menunjukkan keseriusan dan menjadi kunci kesuksesan tim. Menurut saya, dia melakukannya dengan luar biasa."
Diks menambahkan, dirinya siap bermain di berbagai posisi sesuai kebutuhan tim, baik di lini belakang, tengah, atau sayap. "Saya hanya melakukan yang terbaik untuk tim dan untuk negara," tuturnya.
Mengenai sesi latihan adu penalti, Kevin enggan membahas kemungkinan menjadi penendang pertama jika laga berakhir lewat tendangan penalti.
Baca Juga: Herdman Bela Ramadhan Sananta, Kritik Netizen Dinilai Tak Pantas
Tak ketinggalan, Diks memberikan pandangan tentang Elkan Baggott yang kembali memperkuat lini belakang. Menurutnya, Elkan merupakan pemain masa depan Indonesia.
"Elkan sangat kokoh, bertubuh tegap, dan anak yang baik. Senang bisa bekerja sama dengannya di tim nasional," pungkasnya.