SportlinkNews - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, tak ingin berhenti hanya pada pencapaian tim senior. Ia kini mulai bergerak membangun fondasi masa depan dengan turun langsung mencari bibit muda hingga ke wilayah timur Indonesia.
Dalam waktu dekat, Souto dijadwalkan melakukan pemantauan pemain ke Papua dan Maluku. Langkah ini menjadi bagian dari program pencarian talenta nasional yang menyasar pemain usia di bawah 17 tahun dari berbagai daerah.
Program ini tak sekadar seleksi biasa. Nantinya, sebanyak 14 pemain terbaik akan dipilih untuk mengikuti turnamen internasional di Castro del Rio, Spanyol.
Baca Juga: Mental Juara Manchester City Bakal Runtuhkan Dominasi Arsenal
Di ajang tersebut, para pemain muda Indonesia akan menghadapi lawan-lawan kuat seperti Brasil, Portugal, Prancis, hingga Maroko.
Souto menegaskan, proyek ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang dalam membangun generasi baru futsal Indonesia yang kompetitif di level internasional.
"Kami sedang menyiapkan masa depan dengan melakukan deteksi talenta U-17 di seluruh Indonesia. Saya akan datang langsung ke beberapa daerah untuk melihat pemain," katanya, Senin, 13 April 2026..
Baca Juga: Ronaldo Tidak Akan Menikahi Kekasihnya yang Miskin, Georgina Rodriguez
Ia menilai, proses pembinaan tidak boleh terhenti dan justru harus terus diperluas. Menurutnya, momentum perkembangan futsal nasional saat ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat sistem dari level akar rumput.
Selain sebagai pelatih timnas, Souto juga menjalankan peran sebagai Direktur Teknik Federasi Futsal Indonesia. Dalam pandangannya, Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi kekuatan futsal di kawasan, bahkan dunia.
Ia melihat kombinasi antara bakat alami pemain dan ketersediaan fasilitas menjadi faktor penting yang mendorong pertumbuhan olahraga ini. Kehadiran liga profesional juga dinilai memperkuat ekosistem yang sudah mulai terbentuk.
Baca Juga: 9 Pemain Arsenal dan Man City Berisiko Tidak Mendapatkan Medali Juara Liga Premier
"Futsal sangat cocok untuk Indonesia. Banyak sekolah memiliki lapangan futsal, dan pemain menunjukkan kualitas yang luar biasa. Kami juga terus berinvestasi dalam pengembangan pelatih dan kompetisi," imbuhnya.
Dengan adanya program pencarian bakat ini, Souto berharap Indonesia bisa memiliki basis pemain muda yang lebih luas dan siap bersaing dalam beberapa tahun ke depan.