timnas

Kurniawan: Peluang Indonesia U-17 Masih Terbuka Meski Jepang Tim Kuat

Minggu, 10 Mei 2026 | 22:24 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto saat latihan jelang laga melawan Qatar beberapa hari lalu, pada Piala Asia U-17 2026, di Jeddah. (PSSI)

SportlinkNews - Timnas Indonesia U-17 langsung mengalihkan fokus ke laga penentuan Piala Asia U-17 2026 melawan Jepang, Selasa, 12 Mei mendatang, usai menelan kekalahan pada pertandingan kedua Grup B Piala Asia U-17 2026.

Evaluasi menyeluruh dilakukan tim pelatih, terutama terkait transisi permainan dan kondisi mental pemain jelang duel krusial tersebut.

Pelatih Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Julianto, tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain meski hasil melawan Qatar tidak berjalan sesuai harapan.

Baca Juga: IFSC World Climbing Series 2026: Desak Made Jadi Penyumbang Medali Indonesia di Wujiang

Menurutnya, para pemain sudah menunjukkan disiplin dan semangat juang sepanjang pertandingan.

Ia menilai masalah utama yang membuat Indonesia kebobolan berasal dari buruknya transisi negatif saat kehilangan bola. Situasi itu mampu dimanfaatkan lawan untuk melancarkan serangan cepat yang berujung gol.

"Dua gol terjadi karena transisi negatif kita. Saat kehilangan bola, lawan bisa memanfaatkan situasi itu dan kita kurang siap mengantisipasinya," ungkap Kurniawan.

Baca Juga: Fabio Di Giannantonio Siap Pindah ke KTM, Nicolo Bulega dan Luca Marini Berpeluang Gabung ke Tim VR46

Meski kalah, Kurniawan melihat performa Garuda Muda pada babak pertama sebenarnya cukup menjanjikan.

Indonesia mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya, termasuk kesempatan emas lewat titik penalti yang gagal dikonversi menjadi gol oleh Mathew Baker.

Menurutnya, kegagalan memaksimalkan peluang menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki sebelum menghadapi Jepang.

Baca Juga: Hansi Flick Emoh Ambil Pusing Krisis Real Madrid

Ia menegaskan efektivitas penyelesaian akhir akan sangat menentukan pada pertandingan terakhir fase grup nanti.

Selain evaluasi teknis, tim pelatih kini juga fokus memulihkan mental para pemain. Kurniawan menilai pertandingan melawan Jepang bakal menjadi ujian besar, bukan hanya dari sisi permainan, tetapi juga kekuatan mental.

"Kita semua di coaching staff dan official harus bekerja lebih keras untuk mengembalikan mental pemain, jangan terpuruk terlalu lama. Karena masih ada satu pertandingan dan segala kemungkinan masih bisa terjadi," katanya.

Baca Juga: Hasil Super League: Persib Unggul 2-1 atas Persija di Babak Pertama, Adam Alis Cetak Brace

Indonesia memang berada dalam situasi yang tidak mudah menghadapi Jepang yang sudah memastikan tiket ke fase berikutnya.

Namun, Kurniawan menegaskan peluang Garuda Muda masih terbuka dan tim akan berjuang habis-habisan demi menjaga asa lolos.

Ia pun meminta para pemain tetap menjaga semangat dan keberanian menghadapi salah satu tim terkuat Asia tersebut.

Baca Juga: Luciano Spalletti Sebut Juventus Bikin Sulit Diri Sendiri

"Kita tahu Jepang tim kuat dan mereka sudah lolos. Tapi segala sesuatu masih bisa terjadi. Kita berharap daya juang anak-anak semakin meningkat. Peluang masih ada dan masih terbuka," ucap Kurniawan.

Tags

Terkini