Sportlinknews - Daniel Dubois berada di atas awan setelah mengalahkan Anthony Joshua. Tapi ia harus melewati beberapa badai dalam perjalanannya menuju puncak.
Lima ronde yang menghancurkan dari Dubois membuat Joshua KO di ronde kelima saat 'Dynamite' mempertahankan gelar dunia IBF-nya untuk pertama kalinya.
Ia menjatuhkan AJ empat kali dalam sebuah penampilan yang menjadikannya salah satu petinju kelas berat terbaik di dunia.
Baca Juga: Pakar UFC Desak Mike Tyson Buktikan Kekuatannya Jelang Pertarungan Melawan Jake Paul
Merupakan perjalanan yang sulit menuju puncak bagi Dubois, yang mulai bertinju pada usia tujuh tahun dan dipaksa berlatih oleh ayahnya dua tahun sebelumnya.
Seorang amatir yang luar biasa, Dubois diundang untuk berlatih dalam program Tinju Inggris Raya pada usia 16 tahun. Dia menolak kesempatan untuk bertarung di Olimpiade demi menjadi petinju profesional.
Ia mengawali karier profesionalnya dengan baik saat memenangkan 15 pertarungan pertamanya dan beberapa gelar di sepanjang jalan, termasuk sabuk Kelas Berat Inggris melawan Nathan Gorman pada tahun 2019.
Baca Juga: Kacau, Wasit Keluarkan Tiga Kartu Merah dalam Hitungan Detik
Setahun kemudian, ia menghadapi ujian besar pertama dalam kariernya melawan Joe Joyce, di depan arena yang hampir kosong karena pembatasan Covid.
Dubois bertarung dengan baik tetapi kalah setelah pukulan jab Joyce yang menghancurkan menyebabkan rongga matanya retak.
Pembengkakan tersebut membuat Dubois tidak dapat melihat dengan mata kirinya dan ia dinyatakan tidak dapat bertanding setelah berlutut di ronde kesepuluh.
Baca Juga: Perjuangan Sandy Walsh: 7 Tahun Mengejar Mimpi Bela Timnas Indonesia
Ia unggul dalam dua dari tiga kartu juri saat pertarungan dihentikan, yang menyebabkan beberapa orang menuduh Dubois sebagai pecundang.
Carl Frampton dan David Haye termasuk di antara para kritikus, dengan yang terakhir mengatakan bahwa ia sangat tidak senang dengan cara ia berlutut.
Artikel Terkait
Rafael Struick Resmi Gabung dengan Brisbane Roar, Erick Thohir Harapkan Jam Terbang Lebih Tinggi
Paulo Fonseca Siapkan Strategi Kamikaze untuk Derby della Madonnina Demi Selamatkan Pekerjaannya
Carlos Pena Siap Bangkitkan Persija Jakarta Jelang Duel Panas Kontra Persib Bandung
RESMI - Indra Sjafri Umumkan 23 Pemain Timnas U-20 Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2025
Pep Guardiola Ngamuk Tendang Kursi, Pemain Man City Marah Arsenal Samakan Skor