Kandas di Delapan Besar, Bintang/Sofyan Tumbang Dramatis di Asian Beach Games 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 27 April 2026 | 19:07 WIB
Tim voli pantai putra Indonesia tembus perempat final Asian Beach Games Sanya 2026. (Naif/NOCIndonesia)
Tim voli pantai putra Indonesia tembus perempat final Asian Beach Games Sanya 2026. (Naif/NOCIndonesia)

SportlinkNews - Perjuangan tim voli pantai putra Indonesia harus terhenti di babak delapan besar Asian Beach Games 2026.

Pasangan Bintang Akbar/Sofyan Rachmat takluk dari wakil Thailand, Muadpha/Muneekul, lewat pertarungan sengit tiga set di Tianya Haijiao, Sanya, Senin, 27 April 2026.

Indonesia sempat kesulitan di set pembuka. Bintang/Sofyan belum menemukan ritme permainan dan kerap melakukan kesalahan sendiri, sehingga Thailand mampu mengontrol jalannya laga dan menutup set pertama dengan skor 21-13.

Baca Juga: Putri KW Siap Buka Jalan, Indonesia Bidik Juara Grup Lawan Chinese Taipei di Piala Uber 2026

Memasuki set kedua, performa Merah Putih meningkat signifikan. Duel berjalan ketat dengan saling kejar poin hingga memasuki deuce.

Dalam momen krusial, Bintang/Sofyan tampil lebih tenang untuk mengamankan kemenangan 23-21 sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Set ketiga menjadi puncak ketegangan. Kedua pasangan tampil ngotot dengan jual beli serangan yang intens. Namun, Thailand menunjukkan konsistensi lebih baik pada poin-poin akhir dan akhirnya mengunci kemenangan tipis 16-14.

Baca Juga: Putri KW Siap Buka Jalan, Indonesia Bidik Juara Grup Lawan Chinese Taipei di Piala Uber 2026

Pelatih tim voli pantai Indonesia, Andy Ardiansyah, menilai kondisi fisik menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil pertandingan.

"Stamina anak-anak terlihat menurun. Jadwal sebelumnya cukup padat sehingga pemulihan tidak maksimal," ujarnya.

Ia juga menyoroti masih adanya kesalahan individu, terutama dalam aspek passing yang belum efektif dikonversi menjadi serangan.

Baca Juga: Piala Thomas 2026: Indonesia vs Prancis, Menang Lolos, Kalah Terancam Tersingkir

Meski gagal melangkah lebih jauh, Andy menegaskan hasil ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi tim. "Kami jadikan ini sebagai pelajaran. Untuk bisa bersaing di level tertinggi, dibutuhkan persiapan yang lebih matang dan berkelanjutan," tegasnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: NOC Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X