Indonesia Kalah di Laga Perdana AVC U-18, Evaluasi Blok Jadi Fokus

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Minggu, 12 Juli 2026 | 22:35 WIB
Pemain Timnas voli putra Indonesia dibuat hingga jatuh bangun mengambil pengembalian bola lawan, China di laga perdana penyisihan grup AVC Cup U18  di Haikou, China, 12 Juli 2026.
Pemain Timnas voli putra Indonesia dibuat hingga jatuh bangun mengambil pengembalian bola lawan, China di laga perdana penyisihan grup AVC Cup U18 di Haikou, China, 12 Juli 2026.

SportlinkNews - Timnas voli putra Indonesia U-18 harus mengawali langkahnya di AVC U-18 Championship 2026 dengan hasil kurang memuaskan.

Menghadapi tuan rumah China pada laga pembuka Grup A di Haikou Wuyuanhe Gymnasium, Haikou, Minggu, 12 Juli 2026, Garuda Muda menyerah 1-3.

Indonesia sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.

Baca Juga: Gakuto Notsuda Tiba di Indonesia, Disambut Hangat Bobotoh di Bandara

Namun, keunggulan fisik dan efektivitas permainan China pada momen-momen krusial membuat tuan rumah mengamankan kemenangan dengan skor 25-23, 26-24, 21-25, dan 25-20.

Set pertama berlangsung ketat sejak awal. Indonesia mampu mengimbangi permainan cepat China, tetapi gagal memanfaatkan poin-poin akhir sehingga harus menyerah 23-25.

Skenario serupa kembali terjadi pada set kedua. Garuda Muda bahkan sempat berada di posisi unggul sebelum China membalikkan keadaan dan menutup set dengan kemenangan tipis 26-24.

Baca Juga: Srondeng Lolos ke Final Lead IFSC Chamonix 2026, Indonesia Jaga Asa Tambah Medali

Indonesia akhirnya menemukan ritme permainan pada set ketiga.

Pertahanan yang lebih disiplin dipadukan dengan serangan yang lebih efektif membuat tim asuhan Odyk Hermanto mampu memperpanjang napas pertandingan setelah merebut set tersebut dengan skor 25-21.

Namun, momentum kebangkitan itu tidak bertahan lama. China kembali mengendalikan permainan pada set keempat melalui dominasi di area net dan menutup pertandingan dengan kemenangan 25-20 sekaligus memastikan skor akhir 3-1.

Baca Juga: Lando Norris Lakukan Debut Publik McLaren MCL-HY di Goodwood Festival of Speed

Pelatih Indonesia, Odyk Hermanto, menilai anak asuhnya sebenarnya telah menunjukkan permainan yang cukup baik. Menurutnya, faktor adaptasi pada awal pertandingan menjadi salah satu penyebab tim kehilangan dua set pertama.

"Anak-anak sudah bermain bagus. Hanya saja mereka telat beradaptasi di awal pertandingan," tuturnya.

Ia juga mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi, terutama dalam menghadapi lawan yang memiliki keunggulan postur tubuh.

Baca Juga: Kiper Inggris Jordan Pickford Catat Rekor Baru Usai Mengalahkan Norwegia

"Kami masih lemah di posisi blok karena pemain tuan rumah memiliki postur dan jangkauan yang lebih tinggi. Selain itu, posisi bertahan anak-anak juga masih kurang rapat," katanya.

Menghadapi dua laga berikutnya, Odyk memastikan tim pelatih akan fokus melakukan evaluasi agar peluang lolos ke perempat final tetap terjaga.

"Untuk pertandingan berikutnya kami akan fokus mengevaluasi antisipasi blok dan pola bertahan agar skema counter attack bisa lebih matang," ujarnya.

Baca Juga: Pieter Huistra Kembali Dipercaya Melatih PSS Sleman Menghadapi Super League 2026/27

Hasil ini membuat Indonesia belum mengoleksi poin di klasemen sementara Grup A. Meski demikian, peluang Garuda Muda melaju ke babak perempat final masih terbuka karena masih menyisakan dua pertandingan.

Indonesia selanjutnya akan menghadapi Chinese Taipei pada Senin, 13 Juli 2026, sebelum menantang Hong Kong sehari kemudian pada laga terakhir fase grup.

Dua tim terbaik Grup A akan lolos ke babak perempat final, sementara empat semifinalis turnamen akan mengamankan tiket ke Kejuaraan Dunia Voli Putra U-19 FIVB 2027.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBVSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X