“Saya pikir, bahkan dalam kondisi paling ideal sekalipun, sulit untuk bersaing dengannya."
Baca Juga: Saat Mimpi Garuda Diuji Bukan Takluk
"Dengan beberapa kesalahan di Belanda dan Brno, dia tetap mencatatkan rekor poin dan statistik luar biasa,” ujar Alex, dikutip dari Crash.net.
Ia menambahkan, tak ada cara apa pun yang bisa membuatnya mengalahkan Marc pada musim ini.
“Melawannya, Anda seperti tidak bisa menang apa pun, dan itulah kenyataannya,” ujarnya jujur.
Baca Juga: Suporter PSM Makassar Berharap Besar Pada Sang Pelatih Caretaker Ahmad Amiruddin
Meski gagal merebut gelar juara dunia, Alex tidak merasa kalah sepenuhnya.
Justru, ia menganggap pencapaiannya sebagai bentuk kehormatan bisa bersaing dengan salah satu pembalap terbaik dalam sejarah MotoGP.
“Saya tidak merasa kalah dari kakak saya. Sebaliknya, melawan salah satu yang terbaik dalam sejarah adalah sebuah kehormatan,” ucapnya.
Baca Juga: Dua Kali Kalah di Kandang Bikin Mario Lemos Evaluasi Seluruh Pemain Persijap di Jeda Internasional
Dengan sikap sportif dan penuh rasa hormat, Alex menegaskan bahwa bisa menjadi rival terdekat Marc Marquez sudah merupakan kebanggaan tersendiri.
Ia menilai pengalaman musim ini menjadi pembelajaran penting untuk terus berkembang di masa depan.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Newcastle United Tunjuk Ross Wilson sebagai Direktur Olahraga yang Baru
Mikel Arteta Catat Rekor 300 Pertandingan Bersama Arsenal Saingi Arsene Wenger
Judo Jabar Kuasai Nage No Kata, Jateng Dominasi Juno No Kata di PON Bela Diri 2025
Bakal Ditinggal Mike Maignan, AC Milan Bidik Dua Kiper Baru
PON Bela Diri 2025 Jadi Proyek Percontohan Model Multi-Event Tematik KONI