Kendati demikian, masa depan Bagnaia tetap menjadi sorotan. Performa yang belum stabil membuat posisinya dalam tim mulai dipertanyakan oleh publik.
Baca Juga: Perjuangan Liverpool Mempertahankan Gelar Juara Habiskan Rp 8,4 Triliun Tidak Mengejutkan
Dall’Igna sendiri mengaku bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi pada sang pembalap.
“Sulit untuk dijelaskan. Jika saya tahu pasti, saya akan melakukan sesuatu untuk memperbaiki keadaan ini."
"Baik Pecco maupun saya belum benar-benar mengerti apa yang salah,” ungkapnya.
Baca Juga: Chris Eubank Jr Tidak Lagi Mesra dengan Eubank Sr
Meski rumor sempat beredar tentang hubungan yang merenggang antara Bagnaia dan tim teknis, Dall’Igna menepis isu tersebut.
Ia menegaskan hubungan internal Ducati dengan sang pembalap masih sangat baik, bahkan di tengah masa sulit.
“Kami selalu punya hubungan yang solid, dan itu tidak berubah. Kami pernah memenangkan dua gelar dunia bersama, dan saya meraih gelar MotoGP pertama saya bersamanya."
Baca Juga: Dua Lipa Menjadi Hipster Sepak Bola Mendukung Boca Juniors dan River Plate
"Tentu saya akan berusaha keras untuk membantunya kembali ke performa terbaik,” tegasnya.
Namun demikian, Dall’Igna juga menekankan bahwa MotoGP tetaplah dunia yang digerakkan oleh hasil.
Jika performa tidak sesuai harapan, maka semua pihak akan terkena dampaknya, baik tim, teknisi, maupun sang pembalap sendiri.
Baca Juga: Mengapa Protein Penting untuk Pemulihan Maraton?
“Kami ada di sini untuk menang. Jika hasilnya tak memuaskan, itu menjadi masalah bagi semuanya."
Artikel Terkait
Piala Dunia U-17 2025: Kolombia, Inggris, Jerman, dan Venezuela Lolos ke Babak Knock Out, Indonesia Cetak Sejarah
Peluang Timnas U-17 Indonesia Lolos ke Fase Knock Out Usai Cetak Sejarah
Komentar Nova dan Evandra Tentang Sejarah Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17
Ketika Tottenham dan Man United Berada Dalam Situasi yang Sama
Tim Jay Idzes Makan Korban, Atalanta Pecat Ivan Juric