SportlinkNews - Pembalap Yamaha Fabio Quartararo yang finis di P9 pada GP Catalunya mengatakan dirinya melihat "cahaya di ujung terowongan".
Ungkapan tersebut dilontarkannya usai mengamankan finis 10 besar keduanya musim ini. Quartararo semakin merasa optimis dengan pengembangan yang dilakukan Yamaha.
Pembalap Prancis itu membalap dengan paket aero baru di Barcelona, bagian dari rangkaian peningkatan yang lebih besar yang telah diuji Yamaha.
Baca Juga: Hasil MotoGP Catalunya: Bagnaia Finis Pertama, Tinggalkan Jorge Martin, Marc Marquez, dan Espargaro
Juara tahun 2021 itu sebelumnya vokal tentang bagaimana pabrikan Jepang tersebut tidak mampu membawa perkembangan berarti pada motornya dalam beberapa tahun terakhir setelah gagal bersaing.
Namun pembalap berusia 25 tahun ini mengatakan kemajuan yang ia lihat dalam beberapa bulan terakhir, memberinya harapan bahwa Yamaha dapat membalikkan keadaan dan memperkecil jarak dengan para pesaingnya.
“Ketika Anda melakukan langkah-langkah kecil, Anda ingin melakukan langkah yang lebih besar secepatnya,” kata Quartararo.
Baca Juga: Aprilia Mencari Sosok Pembalap MotoGP Italia untuk Mengendarai RS-GP
“Tetapi sejujurnya, dalam satu setengah tahun ini, kami tidak mengalami kemajuan apa pun dan merasa bahwa kami melihat cahaya keluar dari terowongan, itu luar biasa."
"Jadi mudah-mudahan kami bisa segera mengambil beberapa langkah baik," harapnya.
Soal paket aero yang digunakannya di GP Catalunya, QUartararo menyebutkan, “Bagi saya, hal ini membantu untuk berbelok, untuk melaju sedikit lebih cepat ke tikungan."
"Sulit untuk mengatakan apakah ini sebuah langkah besar atau tidak karena aero bukanlah sesuatu yang membuat Anda berkata, 'wow, ini jauh lebih baik'.
“Aero ini, Anda harus membiasakan diri. Dan di masa depan, ini akan menjadi langkah yang sangat bagus, dan kami ingin membuat langkah lain seperti ini. Jadi mudah-mudahan kami bisa melakukannya.”
Artikel Terkait
Memahami Cara Kerja VAR dalam Sepak Bola, Teknologi yang Sering Bikin Kontroversi
Penjualan Tiket Timnas Indonesia Vs Tanzania Dimulai, Harga Rp250 Ribu per Orang
Singapore Open 2024: Gregoria Bakal Pol-polan untuk Jaga Peringkat
8 Tips Efektif Mencegah Kram saat Berlari, Pemula Wajib Tahu