SportlinkNews - Langkah-langkah transformasi yang tengah dijalankan Manchester United kembali menjadi sorotan, kali ini dalam sebuah diskusi panel pada acara SportsPro Live yang digelar 30 April lalu.
Sejak Jim Ratcliffe resmi memiliki sebagian saham di klub, miliarder asal Inggris itu berambisi mengembalikan kejayaan Setan Merah.
Namun, sejumlah kebijakan yang diambil belakangan justru menuai kritik dari publik dan pendukung klub.
Baca Juga: Kevin De Bruyne Bersiap Tinggalkan Klub, Pep Guardiola: Mustahil Menggantikannya
Salah satu komentar menarik datang dari Laura Williamson, Pemimpin Redaksi The Athletic, yang secara satir menyatakan bahwa ia "tidak akan mengubah apa pun" jika menjabat sebagai CEO Manchester United.
Pernyataan ini merujuk pada banyaknya pemberitaan kontroversial yang membayangi klub selama musim ini.
Williamson menyoroti kisruh yang terjadi dalam proses rekrutmen Dan Ashworth.
Baca Juga: Jamie Vardy Masuk Sepuluh Besar Pencetak Gol Tertua di Liga Primer
Ia menilai bahwa klub seharusnya memisahkan struktur bisnis dengan penunjukan direktur sepak bola yang benar-benar berpengalaman di bidangnya.
"Dengan semua uang dan cuti berkebun itu, lima bulan kemudian dia keluar juga. Kita kembali ke titik awal," ujarnya.
Jim Ratcliffe, yang dikenal tegas dan hemat, juga dikritik karena kebijakan penghematan yang ia terapkan.
Baca Juga: Gelandang Liverpool, Joe Allen Umumkan Pensiun dari Dunia Sepak Bola
Ia disebut memangkas jumlah karyawan dan menghapus bonus, termasuk penghargaan untuk loyalitas kerja.
Hal ini menurut Williamson justru menjauhkan Manchester United dari nilai-nilai historisnya.
Artikel Terkait
Inter Terima Pengakuan Lautaro Martinez dan incar Titik Lemah Barcelona
Al Ahli Memenangkan Piala Asia untuk Pertama Kalinya Bekuk Penakluk Ronaldo
Tolami Benson Memukau dengan Pakaian Serba Hitam
Terungkap Mengapa Atlet Wanita Dikecualikan dari Studi Ilmiah
Manny Pacquiao Kembali Lagi Ke Ring Bertarung Melawan Mario Barrios