Pendapatan Liga-Liga Top Eropa Tembus Rekor, Premier League Masih Terdepan

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Senin, 16 Juni 2025 | 23:00 WIB
Laporan Deloitte mencatat pendapatan liga-liga top Eropa musim 2023-2024 mencapai rekor €38 miliar, dipimpin Premier League. (Sky Sports)
Laporan Deloitte mencatat pendapatan liga-liga top Eropa musim 2023-2024 mencapai rekor €38 miliar, dipimpin Premier League. (Sky Sports)

SportlinkNews - Pendapatan industri sepak bola Eropa mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, menurut laporan Annual Review of Football Finance yang dirilis Deloitte.

Untuk musim 2023-2024, total pendapatan seluruh liga di Eropa mencapai 38 miliar euro, naik 8 persen dibanding musim sebelumnya.

Lima liga top Eropa, Premier League, Bundesliga, La Liga, Serie A, dan Ligue 1, menyumbang 20,4 miliar euro, naik 4 persen dan menjadi kali pertama menembus angka 20 miliar euro.

Baca Juga: Timnas Putri U-19 Indonesia Tersingkir di Semifinal ASEAN Girls Championship 2025 Usai Kalah Telak dari Vietnam

Kenaikan ini didorong oleh peningkatan nilai komersial liga, pertumbuhan pendapatan hari pertandingan, serta kontrak hak siar yang semakin bernilai tinggi.

Deloitte memperkirakan pendapatan gabungan lima liga besar tersebut akan kembali mencetak rekor pada musim 2024-2025 dengan estimasi mencapai 21 miliar euro.

Namun, proyeksi tersebut diprediksi menurun di musim 2025-2026 karena ketidakpastian kontrak siaran domestik Ligue 1, menyusul mundurnya DAZN sebagai penyiar utama.

Baca Juga: Timnas U-23 Indonesia Era Gerald Vanenburg Tanpa Marselino dan 3 Pemain Senior

Premier League tetap menjadi liga dengan pendapatan tertinggi.

Klub-klub di kasta tertinggi Inggris mencatat pendapatan kolektif sebesar 6,3 miliar poundsterling, meningkat 4 persen dibanding musim sebelumnya.

Pertumbuhan ini sebagian besar ditopang oleh kemitraan komersial dan sponsor yang untuk pertama kalinya melewati angka 2 miliar poundsterling.

Baca Juga: Indonesia Bidik Target Lebih Tinggi di Kejuaraan Asia Junior 2025

Sejumlah kesepakatan besar seperti Manchester City dengan Etihad Airways, Manchester United dengan Snapdragon, serta kontrak baru Liverpool dengan Adidas turut mendongkrak angka tersebut.

Menariknya, enam klub besar Premier League, Manchester City, Manchester United, Liverpool, Arsenal, Chelsea, dan Tottenham Hotspur, justru mengalami pertumbuhan pendapatan yang lebih lambat, hanya 3 persen.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: insidersport

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jude Bellingham Beralih ke Kriket

Rabu, 22 April 2026 | 10:20 WIB

Jelang Piala Dunia 2026, David Beckham Makin Cuan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:53 WIB
X