Pendapatan dari sponsor dan merchandise meningkat signifikan, didukung oleh kesepakatan kerja sama baru yang ditandatangani sepanjang tahun.
Baca Juga: Detail Rilis Resmi Nike Kobe 4 FC Barcelona
Komposisi skuad yang kompetitif di lapangan juga memperkuat nilai merek klub di mata sponsor dan penggemar.
Dari sisi profitabilitas, Real Madrid juga mencatatkan kinerja terbaiknya.
EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) mencapai €208 juta sebelum memperhitungkan pelepasan aset, meningkat 45% dari €143,6 juta pada tahun sebelumnya.
Jika digabungkan dengan €35 juta dari pelepasan pemain dan aset lainnya, total EBITDA mencapai €243 juta—angka tertinggi sepanjang sejarah klub.
Sementara itu, laba bersih pasca-pajak naik 56% menjadi €24,3 juta, meski klub harus menanggung biaya amortisasi dan bunga pinjaman untuk renovasi stadion.
Di akhir tahun keuangan, Real Madrid mencatatkan ekuitas bersih sebesar €598 juta dan kas sebesar €166 juta, dua kali lipat lebih besar dibandingkan €82 juta tahun sebelumnya.
Baca Juga: Patrick Vieira Tertarik Boyong Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes Gantikan Bani di Genoa
Utang bersih klub, di luar pinjaman untuk stadion, hanya tersisa €12 juta.
Selain itu, klub juga memiliki akses ke fasilitas kredit yang belum digunakan sebesar €425 juta, memberi fleksibilitas untuk terus berinvestasi dalam skuad maupun infrastruktur.
Investasi besar di stadion Bernabéu terus berlanjut, dengan total dana yang sudah dikeluarkan mencapai €1,347 miliar.
Elemen struktural utama seperti atap dan lapangan yang dapat ditarik sudah rampung pada tahun sebelumnya.
Artikel Terkait
Balas Dendam atau Dominasi? Garuda Muda Siap Jawab Tantangan Gajah Perang
Kolaborasi Charli XCX x Converse: Gaya Pop-Punk di Siluet Klasik Chuck Taylor
Lionel Messi Terancam Skorsing karena Menolak Reuni dengan Sergio Ramos
Thibaut Courtois Gebet Istri Dani Carvajal Bikin Heboh Real Madrid
Debut Marcus Rashford di Barcelona Dibatalkan karena Pelanggaran Kontrak Serius