SportlinkNews - All England 2025 menghadirkan kejutan besar. Jumlah unggulan yang tumbang di babak-babak awal meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.
Hal ini membuat turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini menyajikan hasil di luar dugaan. Di babak kedua saja, total ada 18 unggulan yang terlempar dari persaingan.
Dengan tumbangnya para unggulan, maka empat dari lima sektor dipastikan akan memiliki juara baru.
Salah satu kejutan terbesar terjadi di sektor tunggal yang menjadi sektor paling banyak kehilangan pemain unggulannya di dua babak awal. Ada enam dari delapan unggulan utama gagal melaju jauh.
Baca Juga: Tony Popovic Rombak 10 Perubahan Skuat Australia untuk Melawan Timnas Indonesia
Mereka yakni, Viktor Axelsen (unggulan 4), Jonatan Christie (3) yang juga juara bertahan, dan Kunlavut Vitidsarn (5) harus angkat koper lebih cepat.
Kemudian Anders Antonsen (2) dan Kodai Naraoka (8) juga tak mampu bertahan di kompetisi yang semakin kompetitif ini.
Sementara itu, Lee Zii Jia (7) juga harus menerima kenyataan pahit tersingkir lebih awal.
Tunggal putra kini hanya menyisakan dua unggulan di babak semifinal, yakni Shi Yu Qi (1) dan Li shi Feng (6).
Baca Juga: Emma Raducanu Hapus Instagram, Tinggalkan Tiga Juta Pengikut
Di mana keduanya akan saling berhadapan di 4 Besar yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, Sabtu, 15 Maret 2025.
Di sektor tunggal putri, kejutan lebih minim, namun tetap terjadi. Supanida Katethong, yang diunggulkan di posisi kedelapan, tak mampu bertahan melewati babak awal.
Sementara empat besar masih menghuni jajaran semifinalis di sektor ini. Di mana An Se Young (1) akan bertemu dengan Akane Yamaguchi (3), sedangkan Wang Zhi Yi (2) menghadapi Han Yue (4).
Kehebohan terbesar justru terjadi di sektor ganda putra, yang mengalami "pembersihan" besar-besaran terhadap para unggulan.
Baca Juga: Ajax Rayakan 125 Tahun dengan Jersey Spesial Bernuansa Klasik
Ganda putra nomor satu dunia, Kim Astrup/Andres S. Rasmussen, yang digadang-gadang bakal melaju jauh, justru tersingkir lebih cepat.
Begitu pula dengan unggulan lainnya seperti Goh Sze Fei/Nur Izzudin (2), Liang Wei Keng/Wang Chan (3), dan termasuk sang juara bertahan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (4).
Sedangkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (5) dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (7) juga pulang lebih awal.
Satu-satunya pasangan unggulan yang masih bertahan hingga babak semifinal adalah He Ji Ting/Ren Xiang Yu yang menduduki seeded 2.
Baca Juga: AC Milan Mulai Ragu Permanenkan Joao Felix, Siap Pulangkan ke Chelsea?
Sektor ganda putri pun tak luput dari kejutan. Juara bertahan sekaligus unggulan pertama, Baek Ha Na/Lee So Hee, harus rela tersingkir di babak pertama.
Pasangan Korea lainnya, Kim Hye Jeong/Long Hee Yong, yang menempati unggulan kedelapan, juga tak bisa melanjutkan perjuangan mereka.
Hingga semifinal, sektor ini hanya meloloskan tiga pasangan unggulan saja, Liu Sheng Shu/Tan Ning (2), Nami Matsuyama/Chiharu Shida (3), dan Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto (6).
Di nomor ganda campuran, kejutan justru terjadi. Pasangan unggulan kedua, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, serta unggulan keempat, Yang Po Hsuan/Hu Ling Fang, tak mampu bertahan lama, begitu juga dengan unggulan kedelapan Hiroki Midokikawa/Natsu Saito.
Baca Juga: Raffaele Palladino Ungkap Kunci Fiorentina Ke Perempat Final Liga Konferensi
Hasil ini semakin membuktikan bahwa persaingan di All England 2025 begitu ketat dan tidak ada jaminan bagi pemain unggulan untuk melaju mulus.
Dengan banyaknya nama-nama besar yang tersingkir, peluang bagi pemain non-unggulan untuk mencetak sejarah semakin terbuka lebar.
Artikel Terkait
Gelar Tunggal Putra All England 2025 Melayang dari Tangan Indonesia
Fajar/Rian Kandas, Gelar Ganda Putra All England 2025 Pasti Milik Juara Baru
All England 2025: Kalah dari Pasangan Cina, Rehan/Gloria Fokus ke Turnamen Berikutnya
All England 2025: Indonesia Pastikan Wakil di Final, Leo/Bagas Hadapi Sabar/Reza di Semifinal
All England 2025: Gregoria Tunjung Tersingkir di Perempat Final, Akui Belum Tampil Optimal