Jelang Sudirman Cup 2025, Malaysia Andalkan Tangan Dingin Herry IP

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Selasa, 15 April 2025 | 21:15 WIB
Malaysia mengandalkan tangan dingin pelatih Herry IP untuk menghadapi kompetisi Sudirman Cup 2025  mendatang. (X.COM/BADMINTONLIVE1)
Malaysia mengandalkan tangan dingin pelatih Herry IP untuk menghadapi kompetisi Sudirman Cup 2025 mendatang. (X.COM/BADMINTONLIVE1)

SportlinkNews - Tim bulu tangkis Malaysia menghadapi Kejuaraan Asia 2025 dan Piala Sudirman dengan semangat berlipat, menyusul keberhasilan ganda putra mereka, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, meraih gelar juara Asia tahun ini.

Kekuatan sektor ganda putra Malaysia semakin solid dengan kehadiran pelatih anyar asal Indonesia, Herry Iman Pierngadi.

Tiga pasangan ganda putra siap mewakili Malaysia dalam ajang beregu Piala Sudirman 2025 yang akan dimulai pada 28 April.

Baca Juga: PSM Makassar U-18 Belum Dapat Hadiah, Padahal Sudah Juara Sejak Februari

Selain Aaron/Soh, ada juga Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani dan Man Wei Chong/Kai Wun Tee.

Herry IP menyampaikan bahwa ketiga pasangan tersebut memiliki karakter bermain yang berbeda, sehingga ia memiliki lebih banyak opsi strategi dalam menyusun komposisi tim.

“Ketiga pasangan ini memiliki gaya bermain yang berbeda, dan ini menjadi keuntungan tersendiri bagi kami,” ujar Herry, dikutip dari New Straits Times pada Selasa (15/4/2025).

Baca Juga: Momen Menakjubkan saat Lomachenko Berhenti di Tengah Pertarungan, Memohon Tim Lawan Menyerah Sebelum Hancur

Dengan keragaman gaya permainan, Herry merasa lebih leluasa menentukan pasangan terbaik sesuai karakteristik lawan.

Ia menegaskan bahwa ini merupakan kekuatan yang harus dimaksimalkan oleh Malaysia.

"Ini adalah yang terbaik yang dimiliki Malaysia di nomor ganda putra, dan kami harus memanfaatkan kekuatan ini sepenuhnya," tambahnya.

Baca Juga: Diputus Vodafone, Emma Raducanu Kehilangan Rp 66,8 Miliar

Sebagai pelatih baru yang langsung mendampingi dari pinggir lapangan, Herry menyebut Jepang sebagai lawan yang patut diwaspadai di Grup C.

“Kami harus terus mengawasi Jepang, karena Prancis dan Australia belum menurunkan pemain-pemain terbaiknya,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: NST.com.my, pbsi.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X