Piala Sudirman 2025: Ini Bukan soal Naik Podium, tapi Regenerasi Menuju Olimpiade LA28

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 21 April 2025 | 22:00 WIB
Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani saat tampil di simulasi Piala Sudirman 2025 di Pelatnas Cipayung, 21 April 2025.
Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani saat tampil di simulasi Piala Sudirman 2025 di Pelatnas Cipayung, 21 April 2025.

SportlinkNews - Piala Sudirman 2025 ini bukan hanya permasalahan trofi juara, tetapi menjadi bagian dari proses percepatan regenerasi menuju target jangka panjang, yakni Olimpiade Los Angeles 2028.

"Tim ini berisi kombinasi pemain muda dan pelapis generasi senior. Piala Sudirman menjadi panggung penting untuk memberi mereka jam terbang internasional," ungkap Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran di Pelatnas PBSI, Cipayung, Senin, 21 April 2025.

Saat ini pihaknya mengatakan sedang telah melakukan pembenahan sistemik. 

Mulai dari sistem seleksi, kualitas pelatih, asrama, hingga sport science dan tata kelola pelatnas, semua dibenahi satu per satu sebagai fondasi masa depan.

Baca Juga: Ruben Amorim Soroti Masalah Penyelesaian Akhir usai Manchester United Kalah dari Wolves

"Transformasi tidak bisa instan. Kami percaya proses dan karakter yang kuat jauh lebih penting untuk jangka panjang," ujarnya.

Awal pekan ini, PBSI telah menggelar simulasi yang mempertemukan para pemain yang akan diberangkatnya. 

Dari hasil tersebut, Tim Rajawali menang tipis 3-2 atas juniornya yang menempati tim Garuda.

"Simulasi ini makna utamanya adalah menyatukan tekad dan tujuan untuk melakukan yang terbaik untuk Indonesia," ungkap Kabid Binpres Pelatnas PP PBSI, Eng Hian.

Baca Juga: Calvin Verdonk Ungkap Pilihan Liga jika Tinggalkan Belanda, Portugal Tak Masuk Daftar

"Secara persiapan dan kesiapan tim akan terus dimaksimalkan terutama dalam menjaga kebugaran kondisi fisik atlet setelah kembali dari BAC hingga menjelang keberangkatan. Saya berharap para pelatih lebih ketat dalam menjaga atlet dari cedera saat latihan," tambahnya.

Simulasi yang digelar di Pelatnas PBSI, menurut Eng Hian, memang mengutamakan untuk para pemain muda atau debutan. 

Sebagai salah satu cara untuk pengkondisian atmosfer pertandingan.

Baca Juga: Badai Cedera Hantam Timnas Indonesia Jelang Lawan China dan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026

"Selain itu, kami juga memantau kondisi fisik pemain, apakah Sudah cukup fit atau belum. Tapi bukan berarti ada cedera ya, namun mereka tetap harus dirawat," pukasnya.

Dalam simulasi, hadir Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo dan Wamenpora, Taufik Hidayat.

"Hari ini saya mengunjungi pelatnas PBSI di Cipayung dalam rangka simulasi pertandingan dari Sudirman Cup," ucap Dito.

"Tadi kami melihat beberapa simulasi pertandingan dan sekaligus melihat persiapan dan bertemu dengan para atlet. Kami sampaikan ini menjadi tantangan yang berat, tapi semoga motivasi dan juga semangat dari rekan-rekan pelatnas PBSI ini bisa menggelora," tutupnya.

 
Hasil simulasi Piala Sudirman 2025, Tim Garuda vs Tim Rajawali (2-3):
 
XD: Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja 17-21, 21-8, 15-21
 
WS: Putri Kusuma Wardani vs Ester Nurumi Tri Wardoyo 17-21, 21-17, 21-13
 
MS: Moh Zaki Ubaidillah vs Alwi Farhan 21-12, 21-14
 
WD: Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari vs Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi 21-13, 18-21, 19-21
 
MD: Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin vs Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto 16-21, 21-17, 18-21

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X