SportlinkNews - Indonesia akan menghadapi laga perdana penyisihan grup Piala Sudriman 2025, melawan Inggris, pada Minggu, 27 April 2025.
Indonesia pastikan akan turunkan komposisi terbaik, tapi untuk menentukan line up pemain yang akan diturunkan, faktor catatan rekor pertemuan menjadi faktor yang paling penting.
"Kondisi pemain hingga latihan terakhir hari ini semua berjalan baik. Sudah siap semua," kata Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian dikutip dari rilis PBSI, Sabtu, 26 April 2025.
Menghadapi Inggris, Eng Hian mengatakan Indonesia tentu akan menurunkan pemain terbaik, yang paling siap secara fisik maupun mental.
Baca Juga: Pesta Turnover, Lakers Tunduk Lagi dari Timberwolves di Gim 3
"Kami mengharapkan kemenangan dalam setiap pertandingan yang dimainkan dan peluang itu ada. Secara keseluruhan kami yakin lebih unggul," lanjutnya.
Untuk menentukan line up pemain yang akan dimainkan melawan Inggris nanti, pihaknya mengaku sudah melihat catatan rekor pertemuan antar pemain.
Hal itu, ujarnya, telah didiskusikan dengan semua pelatih saat di Jakarta.
"Di sini tinggal menentukan atlet yang akan turun, apakah dia siap. Kami menyiapkan dua skenari, bila atletnya siap maka lanjut dengan plan A, tapi kalau tidak siap maka kami pindah ke plan B," ungkap mantan pelatih ganda putri tersebut.
Baca Juga: Cerita Joey Pelupessy Kesulitan Bernapas saat Latihan Perdana Bersama Timnas Indonesia
Bila melihat dari susunan pemain terbaik kedua negara, Indonesia di tunggal putra memiliki Jonatan Christie yang menempati peringkat 5 dunia.
Sementara Inggris datang dengan pemain muda Harry Huang (95). Secara head to head keduanya belum pernah bertemu sebelumnya.
Pertarungan sengit kemungkinan akan terjadi di tunggal putri. Pasalnya Putri Kusuma Wardani dan Freya Redfearn sama-sama satu angkatan.
Mereka pernah bertemu sebelumnya di World Junior Mixed Team Championship pada 2018 lalu. Saat itu Putri berhasil mengatasi pemain dengan peringkat 151 dunia tersebut.
Baca Juga: Hasil Final Four Proliga 2025: Jakarta LavAni Tumbangkan SumselBabel, Sah Lolos ke Grand Final
Di ganda putri, Inggris punya pasangan terkuat Annie Lado/Estelle van Leeuwen, tapi masalahnya mereka bukan partern asli.
Partner Lado, Sian Kelly yang kemarin berpasangan di Kejuaraan Eropa malah tidak masuk skuat.
Sementara Estelle merupakan spesialis pemain rangkap, di ganda campuran bersama Callum Hemming. Sedangkan ganda putri asli Inggris, adalah Abbygaes Harris/Lizzie Tolman (73).
Bila Inggris menurunkan Lado/Estelle maupun Harris/Tolman, Indonesia kemungkinan besar akan memainkan pasangan terbaiknya Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi yang kini menduduki peringkat 8 Besar dunia.
Baca Juga: Duet mematikan Gary Trent Jr. dan Giannis Antetokounmpo Bawa Bucks Unggul di Gim 3
Secara rekor pertemuan, kedua pasangan Inggris itu belum pernah bertemu sebelumnya dengan Febriana/Amallia.
Di ganda putra, Indonesia besar kemungkinan akan menurunkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, sementara Inggris akan memainkan ganda terbaik mereka Alex Green/Rory Easton.
Kendati secara peringkat dunia selisihnya sangat jauh, enam dunia berbanding 57, tetapi di sektor putra persaingannya cukup merata dan ketat, sehingga tidak boleh terlalu meremehkan lawan, meski di atas kertas seharusnya bisa petik kemenangan.
Di ganda campuran, Indonesia bisa memungkinkan menurunkan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.
Baca Juga: Final Copa del Rey 2025: El Clasico Barcelona Vs Real Madrid Sarat Sejarah dan Kutukan Gelar Ganda
Bila mau berekperimen, bisa saja Dejan Ferdinansyah reuni dengan Gloria Emanuelle Widjaja, atau bahkan memainkan Rehan Naufal Kusharjanto dengan Gloria.
Karena di sektor campuran, Inggris tidak bisa dianggap enteng. Komposisi Estelle/Hemming ini kini menepati rangking 28 dunia dan baru saja di Kejuaraan Eropa, mereka mampu mencapai babak 16 Besar.
Artikel Terkait
Piala Sudirman 2025: Tim Indonesia Mulai Adaptasi Lapangan, Angin Masih Jadi Kendala
Piala Sudirman 2025: Mengintip Kekuatan Inggris, Calon Lawan Pertama Indonesia
Fakta-Fakta Unik Piala Sudirman: Kejayaan, Kejutan, dan Dominasi Sang Raksasa
Kenangan Buruk Park Joo Bong di Semifinal Piala Sudirman 2023, Mampukah Dia Membalasnya?
Piala Sudirman 2025: Lawan Inggris, Indonesia Siap Amankan Poin dan Aklimatisasi