Piala Sudirman 2025: Head to Head Berimbang, Indonesia Wajib Turunkan Pemain Terbaik

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 28 April 2025 | 20:28 WIB
Pasangan ganda campuran India, Dhruv Kapila/Tanisha Crasto di Piala Sudirman 2025.
Pasangan ganda campuran India, Dhruv Kapila/Tanisha Crasto di Piala Sudirman 2025.

SportlinkNews - Indonesia akan bertemu dengan India pada laga penyisihan Grup D selanjutnya di Xiamen Olympic Sports Center Fenghuang Gymnasium, Cina, Selasa, 29 April 2025.

Head to head antara kedua tim ini menunjukkan jika kekuatan mereka berimbang.

Meskipun Indonesia ikut dalam Piala Sudirman lebih awal 1989, tetapi India mengalami progres yang apik sejak 2017.

Berawal dari Grup 2, menanjak bersaing dengan para tim-tim raksasa lainnya, seperti Jepang, Cina, Korea, dan Indonesia hingga saat ini.

Baca Juga: Beckham Putra dan Ciro Alves Jalani Pemulihan, Persib Tetap Optimistis Lawan Malut United

Dua kali sudah Indonesia bertemu dengan India di Piala Sudirman. Saat pertemuan pertama di Sudirman 2013, di Kuala Lumpur, Malaysia, Indonesia sukses menang meyakinkan 4-1 di fase grup.

Namun, India kemudian membalasnya empat tahun kemudian di Sudirman 2017 di Gold Coast, Australia. Di sini giliran India yang meluluhlantahkan dengan skor telak 1-4.

Indonesia pun gagal melangkah dari fase grup, sebaliknya India lolos ke perempat final dan itu menjadi pencapaian terbaik mereka. Sekaligus terburuk untuk Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Sudirman.

Menghadapi India, Indonesia diprediksi akan kembali menurunkan komposisi terbaiknya.

Baca Juga: Belum Ada Sinyal dari Megawati dan Bukilic, Red Sparks Dalam Situasi Sulit

Bukan hanya di ganda yang menjadi andalan, tetapi juga di tunggal. Karena India jauh lebih kuat dibandingkan lawan pertama skuat Merah Putih, Inggris.

Pada laga nanti, Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani besar kemungkinan akan menjadi tulang punggung Indonesia di sektor tunggal.

Kemudian di ganda, ada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di putra, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi di putri, dan Rehan Naufal Kusharjanto-Gloria Emanuelle Widjaja di ganda campuran.

Sementara India diperkirakan akan memainkan Lakhsya Sen dan Pusarla V. Sindhu di sektor tunggal. Keduanya adalah tunggal terbaik India saat ini di sektor masing-masing.

Baca Juga: Teknik Penting Mengatasi Kecemasan dalam Olahraga, Cocok Untuk Atlet Pemula

Kemudian di ganda, ada Hariharan Amsakarunan/Ruban Kumar Rethinabapathi di putra, serta Tanisha Crasto yang akan bermain rangkap di ganda putri bersama Shruti Mishra, dan Dharuv Kapila di ganda campuran.

Melihat "head to head" dari masing-masing pemain dan calon lawannya, di tunggal putra, Jonatan sementara masih unggul tipis empat laga dari tujuh pertemuan mereka.

Hanya saja di pertemuan terakhir di Babak 16 Besar All England 2025, Lakshya yang memenanginya.

Kemudian di tunggal putri, Putri sementara memang kalah rekor kemenangan. Dari tiga pertemuan, dia baru bisa menang sekali.

Baca Juga: Antonio Conte Klaim Scudetto Napoli Luar Biasa

Pertemuan terakhir mereka, Putri juga kalah. Tapi itu terjadi sudah cukup lama, yakni di Asian Games 2022 di Cina pada babak 16 Besar.

Di ganda putra, Fajar/Rian dan Haraiharan/Ruban belum pernah bertemu sebelumnya.

Fajar/Rian jauh lebih diunggulkan, sedangkan Haraiharan-Ruban di 2024 lebih banyak bermain di International Challenge dan BWF Super 100.

Di ganda putri, siapapun yang diturunkan Indonesia akan menjadi kunci.

Baca Juga: Jakarta Pertamina Enduro Tetap Percaya Diri Jelang Laga Krusial di Final Four Proliga 2025

Pasalnya, India memiliki ganda putri yang meski bukan pasangan aslinya tetapi punya keuletan, terlihat bagaimana saat mereka bisa bangkit menaklukan ganda Denmark, meski sempat tertinggal di awal.

Melihat performa ganda campuran yang diturunkan saat melawan Inggris, Indonesia sepertinya akan melakukan perubahan pemain.

Di ganda campuran, ada banyak komposisi yang bisa dimainkan. Mulai dari Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja yang sedang meningkat performanya, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti, atau bahkan Dejan/Gloria.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: bwfbadminton.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X