SportlinkNews - Berbekal "fighting spirit" tinggi, Alwi Farhan sukses menyelamatkan harapan Indonesia di laga penyisihan Grup D Piala Sudirman 2025.
Menggantikan Jonatan Christie, Alwi sukses menundukkan tunggal putra andalan Denmark, Anders Antonsen, lewat pertarungan sengit tiga gim.
Ini bukan kali pertama Alwi menaklukkan Antonsen. Sebelumnya, ia juga menang atas pemain ranking dunia yang jauh lebih tinggi itu di ajang All England.
Namun, kemenangan kali ini terasa lebih spesial karena membawa Indonesia kembali ke jalur kemenangan setelah sempat tertinggal.
Baca Juga: AC Milan Buka Audisi Pelatih Baru, Massimiliano Allegri hingga Carlo Ancelotti Masuk Radar
"Fighting spirit itu yang saya andalkan," ujar Alwi dikutip dari PBSI, Kamis, 1 Mei 2025.
"Saya memang masih pemain junior, tapi saya punya tekad besar untuk menang."
Alwi mengakui sempat merasakan tekanan, apalagi saat Indonesia tertinggal lebih dulu.
Namun, perjuangan keras pasangan Rinov/Gloria yang bertanding di partai pertama justru menjadi penyemangat baginya.
Baca Juga: Arsenal Optimistis Balikkan Keadaan Lawan PSG di Semifinal Liga Champions
"Saya terpicu dengan pejuangan Kak Rinov dan Kak Gloria. Mereka sudah berjuang luar biasa, saya tidak ingin menyia-nyiakan itu," ucapnya.
Selain mental kuat, dukungan dari pelatih Indra Wijaya dan kehadiran Jonatan Christie di sisi lapangan juga, dinilainya juga jadi faktor penting dalam kemenangannya.
Pasalnya, keduanya memberi arahan strategis tentang bagaimana menghadapi permainan Antonsen yang agresif dan berpengalaman.
Artikel Terkait
Piala Sudirman 2025: Target Juara Grup, Tim Indonesia Evaluasi Penampilan Usai Taklukan India
Piala Sudirman 2025: Ada Kejutan Kecil di Komposisi Pemain Indonesia vs Denmark
Piala Sudirman 2025: Secara Head To Head, Indonesia Unggul Jauh dari Denmark
Piala Sudirman 2025: Indonesia ke 8 Besar sebagai Juara Grup D, Menang 4-1 atas Denmark
Piala Sudirman 2025: Kesalahan Awal dan Keputusan Wasit Jadi Pengganjal Rinov/Gloria