Satu Gelar di Indonesia Open 2025, Target Paling Realistis

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 7 Mei 2025 | 21:12 WIB
Sekjen PP PBSI Ricky Soebagdja menerangkan tentang target Indonesia di Indonesia Open 2025. Realistis, satu gelar saja sudah bagus.
Sekjen PP PBSI Ricky Soebagdja menerangkan tentang target Indonesia di Indonesia Open 2025. Realistis, satu gelar saja sudah bagus.

SportlinkNews - Menjelang bergulirnya Kapal Api Indonesia Open 2025, 3-8 Juni 2025, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menetapkan target realistis bagi para atlet Merah Putih.

Di tengah persaingan ketat turnamen level BWF World Tour Super 1000, PBSI menargetkan satu gelar juara saja.

Sekretaris Jenderal PBSI, Ricky Soebagdja di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu, 7 Mei 2025, mengatakan realitanya dari kekuatan pemain Indonesia saat ini membuat satu gelar saja sudah bagus.

Baca Juga: Ketum Perbasi Apresiasi Peran DBL Indonesia dalam Pembinaan Pebasket Pelajar

Meskipun semua sektor diharapkan bisa menyumbangkan medali, tetapi dia menilai ada dua sektor yang bisa jadi tumpuan.

"Ada beberapa sektor yang memiliki peluang lebih bagus, seperti di ganda putra dan tunggal putra," ujarnya.

Dalam catatan prestasi di tahun sebelumnya, sektor ganda putra menunjukkan progres menjanjikan.

Pada Indonesia Open 2024, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani sukses menembus babak semifinal.

Baca Juga: Persaingan Seru Tim Papan Bawah Liga 1 di Tiga Pekan Terakhir, Siapa yang akan Tersingkir?

Sementara di sektor tunggal putra, meski tahun lalu belum mampu lolos dari babak pertama, performa mereka di Piala Sudirman 2025 sangat memuaskan.

Di mana sektor ini berhasil menyapu bersih kemenangan di seluruh laga.

"Harapannya Sabar/Reza atau pasangan lain di ganda putra bisa juara di tahun ini," tambah Ricky.

Selain dua sektor tersebut, peraih medali emas Olimpiade Atlanta itu mengatakan bahwa ada sektor lain yang juga cukup berpeluang, yakni tunggal putri.

Baca Juga: Ketahuan Sifat Asli Megawati Usai Dirujak Netizen Proliga, Bodoh Kalian, Anjrit

"Tunggal putri juga tidak kalah bagus progresnya. Bukan hanya pemain utamanya, tetapi pelapisnya pun lumayan meningkat performanya di tahun ini," imbuh Ricky.

Harapannya, di Indonesia Open edisi tahun ini, sektor tunggal putri bisa tampil semakin baik dan harus bisa memanfaatkan peluang di Super 1000 ini.

Apalagi ini bermain di rumah sendiri dengan dukungan dari pecinta bulutangkis Indonesia.

Tahun lalu, Gregoria Mariska Tunjung mencatatkan pencapaian apik dengan menembus perempat final, sementara Ester Nurumi Tri Wardoyo sukses melewati babak pertama.

Ada kemajuan positif untuk sektor yang sebelumnya kurang diperhitungkan.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X