SportlinkNews - Sebanyak 10 atlet hasil Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI, 11-15 Februari lalu, terpilih masuk ke Pelatnas Cipayung tahap dua.
Ke-10 atlet ini adalah mereka yang terpilih berdasarkan evaluasi yang dilakukan Tim Penentu Akhir (TPA). Mereka akan bergabung di pelatnas mulai 2 Juni 2025.
Para atlet yang terpilih dinilai TPA telah menjalani proses seleksi yang mempertimbangkan bukan hanya prestasi, tetapi juga kekuatan teknis, postur, daya juang, potensi ke depan, hingga data hasil tes medis, fisik, dan psikologis yang dilakukan secara komprehensif di Markas Kopassus pada 16–22 Februari lalu.
Baca Juga: Ellyas Pical, Pukulan Harapan yang Tak Pernah Pudar
Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian yang juga memimpin tim pemantau, menjelaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari pembaruan sistem pembinaan yang lebih transparan dan akuntabel.
"Kami ingin penilaian lebih objektif dan mendalam. Tidak semata menang atau kalah, tapi bagaimana potensi atlet bisa dibaca dengan komprehensif," ujarnya dikutip dari PBSI, Selasa, 20 Mei 2025.
"Sebelumnya terpilih 10 atlet tambahan ini, awalnya sudah ada 32 nama yang masuk dalam daftar. Namun berdasarkan pemantauan tim pelatih dan pemandu bakat, seperti Hendrawan, Bambang Supriyanto, Harry Hartono, dan Yoga Ukikasah, ke-10 pemain tersebut yang dinilai memenuhi standar kriteria yang dimaui oleh PBSI," tambah Eng Hian.
Baca Juga: Kombinasi Retro dan Teknologi, Inilah Jersey Baru Fiorentina Musim 2025-2026 dari Kappa
Ke-10 nama atlet hasil pemantauan tersebut yakni:
● Tunggal Putra: Richie Duta Richardo, Dendi Triansyah
● Tunggal Putri: Salsabila Amiradana, Kavitha Najwa Aulia
● Ganda Putra: Wahyu Agung Prasetyo, Dexter Farrel, Ali Faathir Rayhan, Devin Artha Wahyudi
● Ganda Putri: Riska Anggraini, Jania Novalita Situmorang
Eng Hian menegaskan bahwa atlet yang belum masuk Pelatnas tetap dipantau secara berkala melalui turnamen resmi.
"Promosi dan degradasi bersifat dinamis. Setiap progres akan dievaluasi sesuai KPI yang telah ditetapkan," ucapnya.
Dengan pendekatan ini, PP PBSI berharap proses pembinaan atlet nasional semakin profesional dan inklusif.
Artikel Terkait
PBSI Tidak Menetapkan Target Juara di Gelaran Piala Sudirman 2025, Hanya ingin Naik Podium
Selebrasi HUT ke-74 PBSI, Fadil Imran: Prestasi Bukan Hanya Tentang Kemenangan tapi Juga Tentang Proses
Taufik Hidayat: Promosi Degradasi Atlet Pelatnas PBSI Belum Saat ini
Masih Belum Puas Prestasi Chico, PBSI akan Buat Road Map Kejuaraan Baru
Era Baru Tunggal Putra, PBSI Siapkan Alwi dan Ubet Jadi Ujung Tombak