Ganda Campuran Indonesia Menyisakan Satu Wakil di Perempat Final Malaysia Masters 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 22 Mei 2025 | 22:12 WIB
Langkah pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus terhenti di 16 Besar Malaysia Masters 2025. Mereka kembali takluk dari unggulan kedua, di Axiata Arena, Kamis, 22 Mei 2025.
Langkah pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus terhenti di 16 Besar Malaysia Masters 2025. Mereka kembali takluk dari unggulan kedua, di Axiata Arena, Kamis, 22 Mei 2025.

SportlinkNews - Ganda campuran Indonesia tinggal menyisakan satu pasangan di babak perempat final Malaysia Masters 2025

Pasangan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti sukses melangkah ke babak perempat final setelah menaklukkan unggulan keempat asal China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui.

Bermain di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis, 22 Mei 2025, Dejan/Fadia menang dengan skor 21-15, 24-22. Bagi Fadia, ini adalah pertama kalinya dia bertemu dengan Guo/Chen, tetapi bagi Dejan ini adalah ketiga kalinya.

Saat masih berpartner dengan Gloria Emanuelle Widjaja, dua kali bertemu, dua kali juga dirinya dikalahkan Guo/Chen.

Baca Juga: Stadion Terbesar Dunia Dibangun Maroko, Siap Gelar Final Piala Dunia 2030

Pada laga 16 Besar ini, pasangan baru Indonesia itu tampil solid di gim pertama, meski sempat terjadi kejar-kejaran angka. Berbekal dua kekalahan sebelumnya, Dejan mengaku sedikit banyak sudah tahu permainan lawan.

"Kami sudah tahu pola main mereka itu seperti apa. Alhamdulillah di gim pertama walaupun sempat kejar-kejaran, tapi kami bisa ambil kemenangan," ujar Dejan.

Di gim kedua, kesalahan-kesalahan di awal, membuat Dejan/Fadia sempat tertinggal. 

Apalagi ditambah dengan kondisi lapangan yang berbeda, Dejan mengaku dirinya dan Fadia berusaha untuk bisa konsisten mengontrol permainan dengan baik.

Baca Juga: Nike Rilis Kembali Hypervenom Phantom RGN SE, Sepatu Legendaris Edisi Terbatas

"Saya terlalu banyak melakukan kesalahan terutama di awal-awal. Lapangan yang berbeda jadi kendalanya juga berbeda," katanya.

"Tapi saya mencoba fokus, kontrol emosi dan permainan. Di poin-poin kritis, saya lebih memilih main aman, yang penting bola masuk dulu," tambah Dejan.

Pada babak selanjutnya, Dejan/Fadia akan menghadapi ganda Cina lainnya, Cheng Xing/Zhang Chi. 

Unggulan ketujuh inilah yang menyingkirkan ganda Merah Putih lainnya, Verrell Yustin Mulia-Lisa Ayu Kusumawati yang menyerah dengan skor 15-21, 18-21.

Baca Juga: Gagal Juara Liga Europa, Manchester United Rugi Besar dan Disanksi Sponsor

Kegagalan itu juga terjadi di ganda campuran Indonesia lainnya, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. 

Langkah mereka harus terhenti di babak 16 besar setelah takluk dari unggulan kedua asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, dengan skor 21-19, 11-21, 11-21.

Pekan lalu di Thailand Open, Feng/Huang ini juga yang mengalahkan Amri/Nita di babak semifinal.

Perubahan pola yang dilakukan Cina gagal diantisipasi oleh Amri/Nita. Padahal di gim pertema, mereka sempat unggul saat lawan bermain adu drive panjang yang malah jadi keuntungan buat Amri/Nita.

Baca Juga: Shai Gilgeous-Alexander, Most Valuable Player (MVP) NBA musim 2024-25

Namun pada dua gim berikutnya, pasangan Cina itu seperti sudah membacanya dan mereka mengubah pola permainan yang akhirnya berbalik membuat Amri/Nita kesulitan untuk keluar dari tekanan.

"Mereka bisa membatasi pola yang ingin kami mainkan dan bermain dengan keyakinan tinggi," pungkasnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X