Comeback Leo di Singapore Open 2025 Belum Berbuah Manis

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 27 Mei 2025 | 19:55 WIB
Leo Rolly Carnando menerima bola dropshot di babak pertama Singapore Open 2025, di Singapore Indoor Stadium, 27 Mei 2025. Ini menjadi comebacknya paska cedera ligamen saat BAC 2025.
Leo Rolly Carnando menerima bola dropshot di babak pertama Singapore Open 2025, di Singapore Indoor Stadium, 27 Mei 2025. Ini menjadi comebacknya paska cedera ligamen saat BAC 2025.

SportlinkNews - Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, kembali ke lapangan usai Leo pulih dari cedera ligamen lutut kiri. Cederanya sempat memaksa Leo absen dari beberapa turnamen penting.

Sayangnya, comeback mereka di Singapore Open 2025 belum berbuah kemenangan.

Langkah mereka masih terjegal oleh pasangan Thailand, Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh, dalam laga tiga gim ketat 24-22, 19-21, 16-21 pada pertandingan yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Selasa, 27 Mei 2025.

Baca Juga: Berikan Komitmen Penuh untuk Timnas Indonesia, Beckham Putra Batasi Penggunaan Media Sosial

Meski belum berhasil melangkah ke babak berikutnya, tapi Leo menilai dari sisi positif, di mana proses pemulihan berjalan dengan baik.

"Saya bersyukur bisa kembali bertanding dan tidak merasakan apa-apa di bekas cedera saya. Setelah ini kami langsung fokus ke Indonesia Open, semoga hasilnya lebih baik nanti," ujar Leo usai pertandingan.

Leo tampil kompetitif bersama Bagas dan bahkan sempat merebut gim pertama. Namun di gim ketiga, kesalahan-kesalahan sendiri menjadi faktor yang membuat mereka kehilangan momentum.

Baca Juga: Kisah Hong Widodo, Legenda Persis Solo yang Bermain Tanpa Bayaran

"Kami sempat unggul, tapi bola-bola mudah malah banyak mati sendiri. Ini jadi catatan untuk kami," tambah Bagas.

Dengan kekalahan mereka, maka batal sudah pertemuan antara Leo/Bagas dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di babak kedua.

Fajar/Rian sukses lolos ke babak 16 Besar usai kemenangan meyakinkan atas wakil Malaysia, Nur Mohd Azriyn Ayub/Tan Wee Kiong, dengan skor 21-18, 21-16.

Fajar mengakui bahwa kondisi lapangan yang berangin cukup menyulitkan, namun mereka berhasil mengantisipasinya dengan strategi bola depan dan servis yang kuat.

Baca Juga: Kembali Dipanggil Timnas, Beckham Putra Ingin Dapat Kepercayaan

"Kondisi lapangan sangat berangin dan tidak beraturan arahnya, shuttlecock juga lumayan kencang. Jadi kami harus main lebih cepat dan hindari reli," kata Fajar.

Rian menambahkan, komunikasi menjadi kunci agar tidak kehilangan fokus saat lawan mulai mengejar poin.

"Kami terus komunikasi agar tidak lengah. Karena bila lengah, maka akan cepat kehilangan permainan," ungkapnya.

Dengan hasil tersebut, maka Fajar/Rian akan berhadapan dengan Kedren/Dechapol di babak 16 besar.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X