SportlinkNews - Pasangan ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil memberikan kejutan di hari kedua Indonesia Ope 2025, dengan memulangkan unggulan pertama asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet di babak pertama.
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Juni 2025, Adnan/Indah menang dua gim ketat 24-22, 21-12 dalam 39 menit.
Banyak mati sendiri di awal gim pertama membuat poin mereka sempat kejar-kejaran dengan Tang/Tse.
Namun, kemudian perlahan tapi pasti mereka mencoba untuk memperbaiki permainan dengan meminimalisir error dan kembali fokus untuk meraih poin demi poin.
Baca Juga: Striker Brasil Gustavo Almeida Tetap Berseragam Persija Musim Depan
"Tadi saat tertinggal sempat mikir, coba dulu satu-satu, yang penting yakin dulu aja," kata Adnan.
"Sebenarnya kami "nothing to lose" aja. Maksudnya karena orang pasti melihatnya mereka (Tang/Tse) yang unggulan, makanya kami ambil kesempatan itu untuk main lebih enjoy saja," ungkap Indah menambahkan.
Menurut Adnan/Indah, Tang/Tse dari segi permainan masih kurang konsisten, kadang bagus, tetapi kadang juga enggak.
Sehingga mereka pun berpikiran sejak awal, bahwa ada kesempatan untuk bisa meraih kemenangan di permainan ini.
Baca Juga: Ilmu di Balik Pukulan, Petinju Patut Tahun Ini
"Kami berpikirnya dari awal, Tang/Tse ini mainnya belum enak dari awal. Jadi kayaknya ada kesempatan kami buat terus menekan lawan, kami tidak bisa angin juga buat mereka, dari situ celahnya," tegas Adnan.
Berbicara persaingan di ganda campuran, Adnan/Indah menilai sebenarnya dari nomor 1 hingga 20 dunia itu gapnya tidak terlalu berbeda jauh.
Hingga siapa yang lebih siap, maka mereka lah yang menurutnya bisa cepat untuk naik rangkingnya saat ini.
Baca Juga: Laporan Medis Bocor, Petinju Olimpiade Imane Khelif Bergender Laki-laki Biologis
"Kami pun selalu berusaha untuk menuju ke situ (persaingan dunia). Kami ingin bisa bersaing dengan mereka dan sebaliknya juga membuat mereka sulit untuk mengalahkan kami," ucap Indah kemudian.
"Tapi pekerjaan rumah pertama yang harus diperbaiki yakni konsistensi. Kami harus jaga itu, untuk fokus step by step setiap permainan," tambah Indah.
Artikel Terkait
Debut Manis Super 1000 Jafar/Felisha di Indonesia Open 2025
Indonesia Open 2025: Alwi Farhan Tantang Anders Antonsen, Jonatan Christie Hadapi Lee Cheuk Yiu
Bangkit dari Ketertinggalan, Ini Strategi Jonatan Christie di Indonesia Open 2025
Gagal di Indonesia Open 2025, Rinov/Pitha: Permainan Kami Sudah Mentok
Indonesia Open 2025: Leo/Bagas Tersingkir, Sabar/Reza Lengkapi Delapan Wakil Indonesia di 16 Besar