SportlinkNews - Usai absen selama enam bulan karena cedera bahu, tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting akan kembali berlaga di turnamen bergengsi Japan Open 2025 (BWF World Tour 750).
Turnamen ini akan menjadi ajang comeback perdana bagi Ginting, yang terakhir kali tampil di Malaysia Open pada awal tahun ini.
Cedera bahu yang dialami Ginting sempat memaksanya menepi dari berbagai kompetisi penting.
Namun setelah menjalani proses pemulihan dan rehabilitasi secara intensif, atlet peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu kini menyatakan siap kembali ke lapangan.
Baca Juga: Ini Kata Pemain PSG Jelang Duel Melawan Real Madrid di Semifinal Piala Dunia Antarklub 2025
Di turnamen perdananya paska pulih dari cedera, targetnya bukan gelar, tapi ingin bisa kembali mendapatkan feel permainannya seperti sebelum cedera.
"Tujuan utamanya buat mendapatkan lagi feel permainan setelah absen cukup lama. Tapi, tidak juga main seadanya, semua tetap dipersiapkan secara serius," ungkap Ginting saat ditemui di Pelatnas Cipayung, Rabu, 9 Juli 2025.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani latihan penuh selama tiga pekan terakhir, setelah hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisi bahunya sudah stabil.
"Sudah bisa latihan penuh. Sekarang semua gerakan bisa dilakukan tanpa rasa nyeri atau sakit lagi," ucap Ginting optimistis.
Baca Juga: Duel Real Madrid vs PSG: Jadi Laga ke-100 Jude Bellingham yang Ingin Bawa Trofi Piala Dunia ke Madrid
Guna mendukung performa terbaiknya saat kembali ke kompetisi resmi, PBSI telah menyiapkan program simulasi pertandingan dengan suasana menyerupai atmosfer turnamen.
Tujuannya, agar Ginting bisa membangun kembali ritme permainan dan kesiapan mental.
"Mau mulai simulasi, seminggu terakhir ini terasa gugupnya. Kepikiran akan pertandingan sesungguhnya nanti," tambah peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu.
Selain Japan Open, Ginting juga dijadwalkan tampil di China Open 2025 (BWF World Tour 1000), sebagai bagian dari rangkaian comeback-nya ke level elite bulu tangkis dunia.
Meski mengaku masih dalam tahap adaptasi, ia bertekad tampil kompetitif dan perlahan mengembalikan performa terbaiknya.
Artikel Terkait
Park Joo-bong Ambil Langkah Cepat Usai Gagal di Sudirman Cup 2025, Son Wan-ho dan Lee Hyun-il Jadi Pelatih Tunggal Putra Korea
Era Baru Tunggal Putra, PBSI Siapkan Alwi dan Ubet Jadi Ujung Tombak
Anders Antonsen dan Alex Lanier Kalah, Persaingan Tunggal Putra di Singapore Open Makin Seru
Harapan Indonesia di Tunggal Putra Menyala, Loloskan Dua Wakil ke-16 Besar
Duo Istora Boy Bertemu di Final Tunggal Putra, Chou vs Antonsen Mengulangi Final 2019