Kekuatan Indonesia Berkurang di China Open 2025, Lanny/Fadia Ditarik dari Keikutsertaan

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 21 Juli 2025 | 20:59 WIB
Salah satu ganda andalan Indonesia Lanny Tria Mayasari-Siti Fadia Silva Ramadhanti di Kejuaraan Asia Beregu Campuran 2025, di Qingdao, Cina, 11-16 Februari 2025.
Salah satu ganda andalan Indonesia Lanny Tria Mayasari-Siti Fadia Silva Ramadhanti di Kejuaraan Asia Beregu Campuran 2025, di Qingdao, Cina, 11-16 Februari 2025.

SportlinkNews - Kekuatan Indonesia berkurang di China Open 2025 yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, 22–27 Juli 2025.

Salah satu ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti ditarik mundur dari keikutsertaan. Mereka ditarik karena Fadia sakit

Melalui rilis PBSI, Senin, 21 Juli 2025, Pelatih Ganda Putri Indonesia, Karel Mainaky mengatakan Fadia sudah merasa tidak enak badan saat babak perempatfinal Japan Open 2025, pekan lalu. Namun, ketika itu Fadia masih memaksakan diri untuk bermain. 

Baca Juga: Laga Penentu ke Semifinal, Timnas U-23 Turunkan Susunan Baru Hadapi Malaysia

Namun, setelah pertandingan, kondisi Fadia semakin memburuk. Ia mengalami demam, sakit kepala, dan sakit tenggorokan. 

"Sabtu kemarin, saya dan dokter terus memantau kondisi Fadia. Dari hasil observasi, menjelas sore ternyata kondisinya belum membaik dan akhirnya diputuskan mundur," kata Karel. 

Dengan ditariknya satu pasangan, maka sektor ganda punya hanya menyisakan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi. Tumpuan ganda putri pun dibebankan kepada mereka.
 
"Melihat penampilan Ana/Tiwi di Japan Open kemarin secara pola main, daya juang dan stamina sudah cukup baik. Hanya tinggal keyakinannya aja yang harus ditambah," ujar Karel. 

Baca Juga: Indonesia Buru Prestasi di ASEAN Cup U-16 Putri, Bergabung Bersama Malaysia dan Timor di Grup A

Karel Mainaky mentargetkan Ana/Tiwi untuk bisa menembus babak semifinal. Dirinya berharap keduanya bisa main lepas dan mengeluarkan seluruh kemampuan. 

Pada babak pertama, Ana-Tiwi akan bertemu dengan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun-Yu Chien Hui. Keduanya belum pernah bertemu sebelumnya. 

Tanpa Lanny-Fadia, maka tinggal 12 wakil Indonesia yang akan berjuang di turnamen BWF World Tour 1000 ini. 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X