SportlinkNews - Pebulu tangkis tunggal putri peringkat satu dunia, An Se-young, tetap menunjukkan semangat tinggi menjelang Kejuaraan Dunia 2025.
Meskipun masih dibayangi cedera lutut, juara Olimpiade Paris 2024 itu memastikan kondisinya tidak separah yang dialami pada Asian Games Hangzhou 2023.
Cedera tersebut kembali muncul saat An Se-young tampil di turnamen China Open 2025.
Baca Juga: Jelang Laga Perdana Super League Pemain Persija Menyambangi Markas Jakmania
Dalam laga melawan wakil tuan rumah, Wang Zhi Yi, ia memutuskan mundur di gim kedua untuk mencegah kondisi lututnya memburuk.
Sepulang dari China, An Se-young langsung menggelar konferensi pers di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan.
Ia menjelaskan bahwa cedera tersebut disebabkan kelelahan setelah menjalani rangkaian pertandingan padat, termasuk tampil penuh di Japan Open 2025 dan keluar sebagai juara.
Baca Juga: Persis Solo Siap Jalani Super League 2025/26, Peter de Roo: Kami Memiliki Pramusim yang Baik
"Sepertinya saya kurang memperhatikan manajemen cedera karena akumulasi kelelahan," ujar An Se-young, dikutip dari Sisa Journal Korea.
"Namun, kali ini tidak separah cedera di Asian Games, dan saya merasa bisa pulih lebih cepat."
Dengan keyakinan itu, An berharap dapat mempersiapkan diri secara optimal menghadapi Kejuaraan Dunia.
Ia menyandang status juara bertahan setelah mencetak sejarah pada edisi 2023 di Kopenhagen, Denmark, sebagai tunggal putri Korea Selatan pertama yang menjadi juara dunia.
Pemain asal Gwangju berusia 23 tahun itu memang dikenal dengan permainan yang stabil, minim kesalahan, serta kelincahan luar biasa.
Artikel Terkait
Keputusan Inter Tentang Lookman Bergantung pada Valuasi Atalanta
Mengapa Liga Primer Harus Membayar Lebih Mahal untuk Pemain?
5 Angka yang Menunjukkan Potensi Komersial Besar Son Heung-Min di MLS Selain Messi
Jay Idzes Segera Merapat ke Sassuolo, Venezia Sebut Masa Depan yang Menegangkan
Arsenal 2 Villarreal 3: Viktor Gyokeres Kalah Telak dari Mantan yang Terlupakan di Emirates Stadium