SportlinkNews - Kabar kurang menyenangkan datang dari sektor tunggal putri bulutangkis Indonesia. Ester Nurumi Tri Wardoyo mengalami cedera saat latihan di Pelatnas PBSI Cipayung.
Adik dari Chico Dwi Wardoyo itu mengalami retak di pangkal tulang kering kanan dan harus menepi dari lapangan untuk beberapa bulan ke depan.
Dokter Pelatnas PBSI, dr. Retnoningtyas, Sp.KO, mengungkapkan bahwa proses pemulihan Ester diperkirakan memakan waktu 3-6 bulan, tergantung progres evaluasi rutin.
Baca Juga: Hasil Persib vs Persebaya: Gol Uilliam Barros Bawa Kemenangan Bagi Maung Bandung
"Ester mengalami retak di pangkal tulang kering kanan saat latihan. Evaluasi awal dengan MRI sudah menunjukkan adanya callus (tulang baru) dan perkembangannya positif sesuai target," kata dr. Retnoningtyas.
Saat ini, menurutnya, Ester tengah menjalani fisioterapi serta program penguatan setiap hari, dengan evaluasi tiap enam minggu. Paling lambat, ujar Retnosningtyas, Ester akan siap kembali bertanding pada Februari tahun depan.
Prestasi Ester di kancah internasional cukup menjanjikan. Pemain yang digadang-gadang sebagai suksesi Gregoria Mariska Tunjung itu pernah menembus semifinal Australian Open 2023 dan meraih gelar BWF World Tour Super 300 di Spain Masters 2024.
Baca Juga: Gagal Jaga Momentum, Sabar/Reza Tersingkir dari Hong Kong Open 2025
Ia juga turut memperkuat tim putri Indonesia meraih medali perak Badminton Asia Team Championships 2024.
Perkembangan positif dalam proses pemulihan memberi harapan besar dan PBSI optimistis Ester akan kembali tampil lebih matang dan siap bersaing di level tertinggi pada tahun depan.
Artikel Terkait
Hasil Final Uber Cup 2024: Ester Nurumi Batal Beri Nafas Panjang untuk Indonesia, China Juara
Meski Indonesia Gagal Juara Uber Cup 2024, Ester Nurumi Berhasil Wujudkan Impiannya
Indonesia Open 2025: Final Ideal di Tunggal Putri Lahirkan Juara Baru
Kejuaraan Dunia 2025: Imam Tohari Yakin Tunggal Putri Bisa Ciptakan Kejutan di Paris
Putri KW Sumbang Perunggu, Akhiri 30 Tahun Paceklik Medali Tunggal Putri di Kejuaraan Dunia