Adnan/Indah Kandas, Indonesia Tanpa Gelar di Hong Kong Open 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 13 September 2025 | 22:20 WIB
Asa Indonesia meraih gelar juara di Hong Kong Open 2025 akhirnya pupus. Langkah wakil Merah Putih terakhir dari sektor ganda campuran, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil terhenti di semifinal. (PBSI)
Asa Indonesia meraih gelar juara di Hong Kong Open 2025 akhirnya pupus. Langkah wakil Merah Putih terakhir dari sektor ganda campuran, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil terhenti di semifinal. (PBSI)

SportlinkNews - Harapan Indonesia untuk meraih gelar juara di Hong Kong Open 2025 akhirnya pupus. Langkah wakil Merah Putih terakhir dari sektor ganda campuran, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil terhenti di semifinal

Bertanding di Hong Kong Coliseum, Sabtu, 13 September 2025, pasangan muda ini masih harus mengakui keunggulan pasangan China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui. Adnan/Indah menelan kekalahan dua gim langsung 18-21, 12-21.

Pertandingan yang berlangsung selama 36 menit itu menjadi pertemuan perdana kedua pasangan. Sayangnya, Adnan/Indah gagal memanfaatkan momentum dan justru banyak tertekan oleh pola agresif lawan. 

Baca Juga: Dewa United Tumbangkan Arema, Riekerink Puji Penampilan Impresif Tim

Kekalahan ini pun menutup peluang Indonesia meraih gelar di turnamen Super 500 tersebut. Adnan usai pertandingan mengatakan bahwa apa yang dimainkan mereka tidak sesuai dengan harapan.

"Lawan bermain cukup bagus, tetapi kendalanya di kami. Dari awal secara permainan sudah tertekan dan sulit keluar dari tekanan," ucapnya. 

Indah menambahkan bila sebenarnya di awal berjalan dengan baik sebelum interval di gim pertama. Unggulnya pun sudah lumayan jauh, tapi sayangnya, diakuinya, dirinya dan Adnan yang kurang bisa menjaga momentum itu.

Baca Juga: Gagal Pindah Klub, Mees Hilgers Pastikan Lanjutkan Karier di FC Twente

"Kita kurang bisa menjaga pointnya, fokus kami masih kadang ada kadang hilang. Itu yang kemudian merubah semua permainan hingga akhir, karena kita tidak bisa mengembalikan momentum itu," tegasnya. 

"Harapan kita setelah ini bisa lebih baik lagi, lebih konsisten lagi, dan lebih bisa memanfaatkan momen," ucap Indah kemudian. 

Emas kedua

Bagi China, kemenangan Guo/Chen memastikan dominasi Negeri Tirai Bambu di sektor ini. China kembali menciptakan All Chinese Finals kedua, setelah sektor tunggal putri dan memastikan emas kedua. 

Baca Juga: MotoGP San Marino: Marco Bezzecchi Naik Podium, Marc Marquez dan Quartararo Alami Crash

Pasalnya, Guo/Chen akan berhadapan dengan kompatriotnya unggulan kedua, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.

Feng/Huang sebelumnya menyingkirkan wakil Jepang, Yuta Watanabe/Misaki Matsutomo, dengan skor meyakinkan 21-14, 21-13 dalam tempo 40 menit.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X