SportlinkNews - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sukses mengamankan tiket final Korea Open 2025.
Mereka menyingkirkan wakil Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, dengan skor 21-19, 21-16 pada laga semifinal, Sabtu, 27 September 2025.
Kemenangan tersebut tidiraih dengan mudah. Bila Fajar mengakui lawan memiliki kualitas serangan yang menyulitkan.
Baca Juga: Cedera Kapten Arab Saudi Jadi Kabar Baik untuk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
"Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan kemenangan dalam pertandingan. Tidak ada cedera," ucapnya
Pertandingan yang tidak mudah, mereka mempunyai power dan speed yang luar biasa.
Di gim kedua Mega kawan-kawan banyak sekal llebi melakukan kesalahan sendiri padahal sempat unggul jauh, lalu mereka berhasil mengejar. Itu tidak boleh terjadi lagi di final besok,seyt
Ia menegaskan harapannya agar bisa menutup turnamen dengan gelar juara. “Kami ingin menuntaskan Korea Open 2025 dengan gelar kedua. Mohon doanya dari semua,” tambahnya.
Baca Juga: Cedera Kapten Arab Saudi Jadi Kabar Baik untuk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sementara itu, Fikri menilai kunci kemenangan terletak pada komunikasi dan saling mendukung di tengah kesulitan.
“Kami saling mengingatkan ketika partner sedang tidak enak mainnya. Tadi juga bukan hanya Fajar yang banyak mati sendiri, saya juga sama. Tapi bagaimana kami bisa saling support agar bisa bangkit. Perjalanan tidak mudah tapi usaha kami tidak sia-sia. Senang bisa ke final,” kata Fikri.
Dengan hasil ini, Fajar/Fikri berpeluang menambah koleksi gelar di musim 2025. Mereka akan menghadapi partai puncak pada Minggu, 28 September 2025 aih dengan mudah. Bila Fajar mengakui lawan memiliki kualitas serangan yang menyulitkan.
Baca Juga: Skandal Naturalisasi Malaysia, AFC Klarifikasi soal Sanksi FIFA
"Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan kemenangan dalam pertandingan. Tidak ada cedera," imbhya
Pertandingan yang tidak mudah, mereka mempunyai power dan speed yang luar biasa. Di gim kedua Mega kawan0kawan banyak sekali melakukan kesalahan sendiri padahal sempat unggul jauh, lalu mereka berhasil mengejar. Itu tidak boleh terjadi lagi di final besok.
Ia menegaskan harapannya agar bisa menutup turnamen dengan gelar juara. “Kami ingin menuntaskan Korea Open 2025 dengan gelar kedua. Mohon doanya dari semua,” tambahnya.
Sementara itu, Fikri menilai kunci kemenangan terletak pada komunikasi dan saling mendukung di tengah kesulitan.
Baca Juga: Kasus Naturalisasi Malaysia Mirip Timor Leste, FIFA Beri Sanksi Berat
“Kami saling mengingatkan ketika partner sedang tidak enak mainnya. Tadi juga bukan hanya Fajar yang banyak mati sendiri, saya juga sama. Tapi bagaimana kami bisa saling support agar bisa bangkit. Perjalanan tidak mudah tapi usaha kami tidak sia-sia. Senang bisa ke final,” kata Fikri.
Pada partai puncak, mereka akan bertemu dengan unggulan pertama, Kim Won Ho-Seo Seung Jae dari Korea yang maju usai menundukkan wakil Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Ini jadi ulangan semifinal China Masters 2025, di mana saat itu Fajar/Fikri berhasil dihentikan oleh Kim/Seo.
Artikel Terkait
Satu Tempat di Final Korea Open 2025 Jadi Milik Indonesia
Mimpi Jadi Kenyataan! Alwi Farhan Tantang Sang Idola Jonatan Christie di Semifinal Korea Open
Putri KW Lanjutkan Tren Positif, Indonesia Kuasai Semifinal Korea Open 2025
Bangkit dari Ketertinggalan, Amri/Nita Tantang Unggulan Utama di Semifinal Korea Open 2025
Fajar/Fikri Jaga Asa Ganda Putra Indonesia di Korea Open 2025